Suara.com - Pemasaran digital atau digital marketing kian menjadi hal yang penting bagi banyak orang, khususnya anak muda Indonesia. Bahkan saat ini, tak jarang dari anak muda Indonesia yang menjadikan digital marketing sebagai aktivitas di dalam pengembangan bisnis atau karier.
Digital Marketing Manager Auntie Anne's, Irfan Rahdian mengungkapkan, digital marketing semakin penting keberadaannya karena tiga hal yakni: kian banyaknya orang yang memanfaatkan digital platform, memudahkan brand terhubung ke konsumen, serta membantu pertumbuhan brand.
"Sebagai gambaran pekerjaan yang punya relevansi dengan digital marketing itu seperti account executive, graphic designer, content writer, copy writer, dan masih banyak lagi. Jadi digital marketing itu bidang yang sangat luas untuk dieksplor untuk berkarier ataupun kalau berbisnis punya skill digital marketing itu sangat membantu," ucap Irfan di GueMuda Webinar Series, berjudul “The Power of Digital Marketing,” ditulis Kamis (23/12/2021).
Pada kesempatan yang sama, Digital Marketing Lead Ruangguru, Frastika Geovani menilai dari data yang ia paparkan terdaftar kebutuhan tenaga digital marketing terus meningkat seiring kebutuhan bisnis dalam meningkatkan penjualan. Melalui paparannya, Tika bilang, tenaga digital marketing telah menjadi pekerjaan dengan permintaan paling tinggi selama era pandemi ini.
Dengan permintaan setinggi itu, waktu untuk belajar marketing digital jadi tak bisa ditawar lagi.
“Dan ini bisa menjadi peluang yang besar untuk pengembangan bisnis atau karier,” kata Tika.
Berangkat dari hal ini, Tika pun menyarankan agar siapa saja yang ingin belajar digital marketing dari yang paling dasar berupa data analytical, content & copy writing, komunikasi dan kreativitas.
Langkah berikutnya adalah memilih platform digital apa saja yang ingin dikuasai misal Facebook Ads dan Google Ads. Opsi lain untuk belajar lebih cepat dan menyeluruh dengan mengikuti bootcamp.
"Selanjutnya kita bisa membangun portofolio yang isinya bekerja di mana, freelance apa, pernah membantu bisnis apa, dan lain-lain," sambung Tika.
Baca Juga: Ingin Membuat Email Marketing Lebih Efektif? 5 Teknik Ini Wajib Diterapkan!
Baik Irfan maupun Tika bersepakat, digital marketing menawarkan peluang karier yang begitu besar untuk anak muda di Indonesia. Terlebih penerapan ilmu tersebut bisa untuk tempat kerja maupun untuk berbisnis.
Seperti yang diketahui, pekerjaan di bidang digital marketing adalah yang paling tinggi kebutuhannya saat ini. Saat ini pun sudah begitu banyak sarana yang gratis maupun berbayar yang bisa diakses siapa pun untuk menambah wawasan mengenai digital marketing.
"Kalau aku lebih ke nge-follow suhu-suhu digital marketing yang hobi nge-share pengalamannya," ucap Tika.
Sementara itu Irfan menilai, upaya belajar bisa dimulai dari sekeliling kita dahulu, mengingat keseharian kita sudah dikelilingi platform digital yang bisa dijadikan wahana observasi.
"Belajar bisa dari siapa aja. Dari orang-orang yang jualan atau dari platform formal yang sudah banyak banget," pungkas Irfan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik