Suara.com - Badan Inteljen Negara Daerah (Binda) Bali menyasar vaksinasi massal bagi anak usia 6-11 tahun. Vaksinasi ini menargetkan 645 anak di Yayasan Al Ma'Ruf.
Kabinda Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo, mengatakan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun dilaksanakan untuk mendorong percepatan vaksinasi tahap I. Lalu, vaksinasi tahap II akan dilakukan pada Januari 2022.
"Binda Bali terus mendorong percepatan pemberian vaksinasi tahap I untuk anak usia 6-11 tahun di Provinsi Bali sebanyak 8000. Sedangkan vaksinasi tahap II akan dilaksanakan pada Januari 2022 mendatang," kata Hadi ditulis Rabu (29/12/2021).
Sementara itu, Kepala Puskesmas 2 Denpasar Utara, Putu Ari Widayani, mengucapkan sampai saat ini anak usia 6-11 tahun sudah 80 persen menerima vaksinasi tahap I.
"Untuk wilayah Denpasar Utara sudah mencapai 80 persen," ucap Ari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok