Suara.com - Penyebaran varian Omicron amat berasa hingga berdampak ke rantai pasokan bahan makanan
Restoran cepat saji KFC di Australia mengaku tengah menghadapi krisis bahan makanan. Salah satunya, pasokan ayam yang kini telah kehabisan pasokan.
Bahkan, KFC mengatakan untuk sementara waktu menghapus beberapa item dari menu di lokasi tertentu di seluruh negeri.
"Kami bekerja dengan banyak pemasok kami untuk mengurangi dampak dan memberi mereka dukungan, tetapi kami memperkirakan beberapa gangguan akan berlanjut dalam beberapa minggu mendatang," kata juru bicara perusahaan KFC seperti dikutip dari CNN Business, Kamis (13/1/2022).
Tetapi pada hari Selasa, pengolah unggas Australia Ingham's, yang memiliki kemitraan dengan raksasa makanan cepat saji, mengatakan bahwa mengklaim tingkat ketersediaan staf yang jauh lebih rendah, dan berdampak pada volume produksi dan efisiensi operasional.
"Penyebaran varian Omicron yang cepat dan kekurangan staf yang diakibatkannya, kini juga berdampak signifikan pada rantai pasokan, operasi, logistik, dan kinerja penjualan Ingham's, serta beberapa pemasok dan pelanggannya di Australia," perusahaan dicatat dalam pengajuan bursa .
Sementara itu, di Jepang, McDonald's terpaksa berhenti menjual kentang goreng dalam porsi sedang dan besar. Perusahaan telah menangguhkan opsi tersebut secara singkat bulan lalu karena keterlambatan pengiriman kentang ke negara tersebut.
Jumat lalu, pihaknya memperpanjang penangguhan itu, dengan mengatakan bahwa mereka akan terus hanya menjual kentang goreng dalam porsi kecil di sekitar 2.900 gerai di seluruh negeri hingga Januari.
Menurut McDonald's, kelangkaan akan berlanjut bulan ini karena terus menghadapi dampak banjir besar di dekat Pelabuhan Vancouver di Kanada, yang menangani sebagian besar impor kentang perusahaan dari Amerika Utara.
Raksasa makanan cepat saji itu mengatakan bulan lalu bahwa mereka hanya akan menawarkan kentang goreng ukuran kecil setelah banjir di pelabuhan Vancouver dan wabah Covid-19 pandemi memotong pasokan utama untuk item menu pokok.
Dengan dihentikannya penjualan kentang goreng yang lebih besar untuk sementara, semua pelanggan yang membeli set makanan yang biasanya datang dengan porsi tersebut akan diberikan diskon 50 yen.
McDonald's mengatakan dalam pernyataannya bahwa mereka sedang mengatur saluran distribusi baru untuk mengamankan pasokan kentang yang stabil di masa depan.
"Kami akan terus bekerja sama dengan importir dan pemasok, sehingga penjualan reguler kentang goreng McDonald's dapat dilanjutkan sesegera mungkin," kata manajemen McDonald's.
Berita Terkait
-
8 Jajanan Korea Populer Ini Sering Banget Muncul di Adegan Drakor, Kini Gampang Ditemukan di Indonesia
-
Minyak Malah Tertukar dengan Gula Cair, Wujud Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Glowing
-
Viral Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam, Pelaku Kocar-kacir Ceburkan Diri ke Empang
-
Tahun Baru Berlalu, Harga Daging Sapi di Bandung Belum Juga Turun
-
Viral! Orang Ini Dibawakan Bekal Makanan oleh Ibu, Pas Dibuka Publik Ikutan Pengen Nangis
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional