Suara.com - Sebagai upaya peningkatan gizi dan percepatan penurunan stunting di Ibu Kota, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan meluncurkan beras fortifikasi FS Nutri Rice.
Beras kesehatan tersebut merupakan hasil kolaborasi PT Food Station, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) sebagai pihak pendukung yang ikut mendistribusikan kepada warga.
Anies mengapresiasi inovasi beras kesehatan ini, yang diluncurkan bersamaan dalam memperingati Hari Gizi Nasional. Kolaborasi tersebut menghasilkan pengembangan produk beras kesehatan (beras fortifikasi), yang mengandung vitamin dan mineral, dan terjangkau bagi masyarakat umum.
"Kami mendukung semua pihak yang terlibat, yang upayanya telah sejalan dengan Program Prioritas Nasional untuk percepatan penurunan angka stunting. Hal ini karena kita telah banyak menyaksikan contoh masyarakat maju, dan berkembang, dikarenakan pemerintahnya telah menyiapkan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan warga," ujar Anies di Balaikota Jakarta, Selasa (25/1/2022).
Anies juga menilai, dalam mencegah permasalahan stunting dan kekurangan gizi lainnya, pola makan bagi calon ibu dan anak di usia muda menjadi salah satu hal yang krusial untuk diperhatikan. Sehingga, dengan adanya beras FS Nutri Rice yang kaya dengan vitamin dan mineral ini, diharapkan dapat meningkatkan kecukupan gizi, khususnya untuk perempuan hamil dan generasi muda di DKI Jakarta.
"Demi mewujudkan hal tersebut, pendistribusian beras FS Nutri Rice perlu dilakukan secara merata dan tepat waktu. Ke depannya, kolaborasi antara PT Food Station Tjipinang Jaya dengan stakeholder yang terlibat perlu terus dilakukan guna mempercepat penurunan stunting, kekurangan gizi, serta anemia yang dialami oleh masyarakat, khususnya warga Jakarta," jelas Anies.
Anies juga berharap, hal ini sekaligus bisa menjadi babak baru dan menjadi solusi bagi masyarakat Jakarta dalam membantu menyelesaikan masalah gizi, khususnya stunting. Serta diharapkan distribusi beras ini memiliki daya jangkauan yang luas.
"Sehingga, dari nutrisi sudah terjaga, maupun sisi tradisi kita masyarakat Indonesia terjaga juga, karena mayoritas memakan beras. Semoga kampanye produk ini lebih luas lagi, karena nasi itu tidak bisa dipandang sama, karena ada jenisnya, dan perbedaan kualitas gizinya juga berbeda. Karena BRIN telah melakukan riset, Food Station yang memproduksi dan SKPD terkait mendukung menginformasikan keberadaan Nutri Rice ini kepada masyarakat," pungkas Gubernur Anies.
Perlu diketahui, peluncuran beras fortifikasi FS Nutri Rice ini merupakan salah satu aksi strategis dan solusi percepatan penurunan stunting, gizi buruk, serta anemia bagi masyarakat DKI yang didistribusikan melalui skema Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Bantuan Sosial, Kartu Jakarta Pintar (KJP), Posyandu, Sarapan Pagi Anak Sekolah TK-SD-SMP, serta banyak program lainnya.
Baca Juga: Food Station Kirim 21,5 Ton Produk Beras FS-Borneofood ke Kalimantan
PT Food Station Tjipinang Jaya telah menerima pesanan pertama untuk produk FS Nutri Rice sebanyak 26.000 pack. Selanjutnya, masyarakat DKI Jakarta dapat memperoleh FS Nutri Rice dengan kemasan 1 kg di 2000 gerai Alfamart yang tersebar di Jabodetabek.
Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo mengatakan peluncuran beras FS Nutri Rice ini adalah sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai upaya PT Food Station Tjipinang Jaya dalam rangka mempercepat penurunan stunting khususnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta.
"Selain itu juga agar kami sebagai BUMD DKI Jakarta berkolaborasi dengan Instansi Pemerintah ataupun swasta untuk hadir bagi warga Jakarta” ujar Pamrihadi.
Menurutnya hal ini juga sejalan dengan Program Prioritas yang ditetapkan BAPPENAS dalam RPJMN 2020-2024, Food Station berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan pengembangan produk beras kesehatan (beras fortifikasi) yang mengandung vitamin dan mineral.
“Terimakasih kepada semua pihak atas kerjasama dan kolaborasinya sehingga acara peluncuran beras FS Nutri Rice ini bisa terlaksana dengan baik dan semoga beras FS Nutri Rice ini memberikan manfaat kepada warga Jakarta” tandasnya.
Sekedar informasi, kegiatan ini juga dihadiri oleh Komisaris Utama PT Food Station, Sudirman Said; Dirut PT Food Station, Pamrihadi Wiraryo; Plt. Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Mego Pinandito; Pihak Perwakilan Alfamart, serta berbagai pejabat DKI Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan