Suara.com - Berapa kira-kira gaji ketua partai? Dan siapa yang menggajinya? Petanyaan seperti itu mungkin pernah terlintas di benak Anda. Dalam artikel ini akan menjelasan kan besaran gaji anggota maupun ketua partai. Untuk selengkapnya, berikut ini penjelasannya.
Diketahui, tidak ada angka pasti mengenai gaji ketua partai dan anggotanya, tapi biasanya gaji mereka berasal dari dana partai yang disetorkan anggota.
Selain menggelontorkan dana ratusan juta hingga miliran rupiah, biasanya para bakal caleg (calon legislatif) yang nantinya terpilih juga akan menggelontorkan iuran rutin untuk partai politik pengusung.
Adapun besaran iuran yang dikeluarkan ke partai politik pengusung ini bervariasi, mulai dari jutaan sampai puluhan juta rupiah. Biasanya, iuran tersebut dipangkas dari gaji atau pendapatan para anggota dewan. Adapun nominalnya yakni sebagai berikut:
1. Partai Demokrat
Iuran Partai Demokrat per bulannya Rp 5 juta dari setiap kader yang terpilih jadi anggota dewan. Setiap anggota DPR fraksi Demokrat yang terpilih wajib menyetor iuran tersebut.
2. Partai Golkar
Partai Golkar mewajibkan para anggta DPR yang terpilih dari fraksi Golkar untuk menyetor iuran Rp3 juta per bulan. Anggota dari Komisi III DPR menyampaikan, iuran kader yang setiap bulan rutin ditarik tersebut berfungsu untuk membiayai berbagai kegiatan yang diadakan Fraksi Partai Golkar.
3. PDI Perjuangan
Untuk partai PDI Perjuangan, iuran kader mencapai Rp 25 juta. Itu artinya, setiap bulan para kader ini wajib setor iuran Rp25 juta untuk keperluan partai serta ntuk menjalankan agenda politik. Pemilu, misalnya.
4. PKS
Selain ketiga partai yang disebutkan di atas, PKS juga mengeluarkan iuran kader untuk berbagai keperluan Partai atau kegiatan politik Adapun iuran yang dikeluarkan yakni Rp20 juta per bulan.
5. PAN
Untuk Partai Amanat Nasional (PAN), iuran kader yang berhasil duduk di kursi Parlemen menggunakan cara persentase dari gaji atau pendapatan yang diperoleh. Adapuj angka persentasenya yaitu sebesar 20 persen. Jadi, misal anggota DPR memperoleh gaji Rp50 juta, maka dia wajib membayar iuran Rp10 juta.
Itulah informasi mengenai gaji ketua partai yang diperoleh dari hasil iuran para kader partai yang berhasil menjadi anggota DPR.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Krisdayanti Mendadak Jadi Bahasan Media Malaysia, Gaya Hidupnya Disorot
-
Soal IKN Nusantara, Politisi PKS: Ibarat Mau Buka Warung tapi Lapak Masih Punya Orang Lain
-
Krisdayanti Dan Anggota DPR Lain Datangi Bandara Ngurah Rai Bali Minta Tetap Jaga Kebersihan Dan Prokes
-
Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura Disebut Bukti Nyata Jokowi Perangi Korupsi
-
Pengadilan Jarang Putuskan Hukuman Mati, Anggota DPR Supriansa Usul KPK Tak Vaksin Koruptor: Biar Sampai Mati
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah