Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada Januari 2022 sebesar 0,56 persen, akibat kenaikan harga sejumlah bahan makanan.
"Kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil inflasi pada Januari sebesar 0,30 persen dengan inflasi mencapai 1,17 persen," kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Rabu (2/2/2022).
Ia menjelaskan tiga komoditas yang memberikan andil inflasi dalam kelompok bahan makanan adalah daging ayam ras dengan andil 0,07 persen, ikan segar 0,06 persen dan beras 0,03 persen.
Khusus untuk beras, Margo Yuwono menjelaskan, harga beras di berbagai tingkatan mulai dari penggilingan, grosir hingga eceran meningkat karena meningkatnya permintaan.
"Harga beras naik, seperti kita tahu akhir tahun lalu stok beras terbatas. Produksi padi di kuartal IV 2021 cenderung rendah, sementara permintaan tidak banyak bergerak," kata Margo.
Dalam data yang disampaikan BPS, rkebanyakan harga beras kualitas premium di tingkat penggilingan ada di angka Rp 9.824 per kg, naik 1,57 persen dibandingkan bulan Desember. Sedangkan beras kualitas medium di penggilingan mencapai Rp 9.381 per kg atau naik 2,77 persen.
Selain beras, sektor lainnya yang turut menyumbang andil besar dalam inflasi Januari adalah perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga yang menyumbang andil 0,10 persen dengan inflasi 0,51 persen.
"Komponen yang memberikan andil terbesar adalah bahan bakar rumah tangan sebesar 0,06 persen karena adanya kenaikan harga elpiji non subsidi," katanya.
Ditambah lagi, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga juga memberikan andil 0,05 persen dengan inflasi 0,79 persen diikuti perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil 0,04 persen serta inflasi 0,62 persen.
Baca Juga: Lowongan Kerja Terbaru di Batam, BPS Butuh Ratusan Petugas Lapangan Pemetaan
Dalam periode ini, kelompok yang memberikan andil deflasi dan menekan laju inflasi Januari adalah informasi, komunikasi dan jasa keuangan yang memberikan andil 0,01 persen serta deflasi 0,13 persen.
"Kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan memberikan andil deflasi karena adanya penurunan biaya administrasi transfer uang dengan andil 0,01 persen," kata Margo.
Sementara itu, BPS juga mencatat sebanyak 85 kota IHK tercatat menyumbang inflasi dan hanya lima kota yang mengalami deflasi pada Januari 2022.
Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 1,53 persen dan terendah di Manokwari 0,02 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kotamobagu 0,66 persen dan terendah di Jayapura 0,04 persen.
"Penyebab inflasi tinggi di Sibolga, karena adanya andil kenaikan harga ayam ras 0,16 persen, diikuti ikan serai juga 0,16 persen dan ikan tongkol 0,14 persen," katanya.
Dengan terjadinya inflasi Januari 2022 sebesar 0,56 persen, maka inflasi tahun kalender tercatat 0,56 persen dan secara tahunan (yoy) 2,18 persen.
Berita Terkait
-
Anjlok, Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Hanya 1,56 Juta Sepanjang 2021
-
Belum Selesai Polemik Harga Minyak Goreng, Kini Harga Beras Menyusul Naik
-
Harga Minyak Goreng yang Naik Tinggi Jadi Penyebab Inflasi di Awal 2022
-
BPS DKI: Kasus COVID-19 di Jakarta Dongkrak Inflasi 0,46 Persen
-
Lowongan Kerja Terbaru di Batam, BPS Butuh Ratusan Petugas Lapangan Pemetaan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026