Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras di penggilingan rata mengalami kenaikan pada Januari 2022. Hal berdasarkan survei harga produsen beras di penggilingan terhadap 1.133 observasi beras di penggilingan pada 881 perusahaan di 31 provinsi.
Kepala BPS, Margo Yuwono mengatakan, pada Januari 2022, rata-rata harga beras di penggilingan kualitas premium sebesar Rp 9.824 per kg, naik sebesar 1,57% dibandingkan bulan sebelumnya.
Selanjutnya, rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp 9.381 per kg, naik sebesar 2,77%.
"Kemudian, rata-rata harga beras di penggilingan luar kualitas sebesar Rp 9.038 per kg, naik sebesar 1,68%," ujar Margo dalam konferensi pers virtual, Rabu (2/2/2022).
Margo menuturkan, dibandingkan dengan Januari 2021, rata-rata harga beras di penggilingan pada Januari 2022 untuk kualitas premium naik sebesar 0,45 persen dan 0,02 persen, namun beras kualitas medium justru turun sebesar 0,25 persen
Sedangkan, selama periode Januari 2021–Januari 2022, rata-rata harga beras di penggilingan tertinggi untuk kualitas premium sebesar Rp 9.824 per kg terjadi pada Januari 2022, kualitas medium sebesar Rp 9.405 per kg terjadi pada Januari 2021, dan luar kualitas sebesar Rp 9.146 per kg terjadi pada Februari 2021
"Sebaliknya, rata-rata harga beras di penggilingan terendah untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas, masing-masing sebesar Rp 9.402 per kg, Rp 8.887 per kg dan Rp 8.481 per kg terjadi pada Juli 2021," ucap dia.
Di sisi lain, Margo menambahkan, Nilai Tukar Petani Januari 2022 secara nasional naik 0,30% dibandingkan NTP Desember 2021, yaitu dari 108,34 menjadi 108,67.
"Kenaikan NTP pada Januari 2022 disebabkan oleh kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun biaya produksi dan penambahan barang modal," pungkas dia.
Baca Juga: Harga Minyak Goreng yang Naik Tinggi Jadi Penyebab Inflasi di Awal 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai