Bisnis / Keuangan
Rabu, 02 Februari 2022 | 14:14 WIB
Pekerja merapihkan beras di toko sembako Pasar Lama, Tangerang, Banten. (Antara/Rivan Awal Lingga)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras di penggilingan rata mengalami kenaikan pada Januari 2022. Hal berdasarkan survei harga produsen beras di penggilingan terhadap 1.133 observasi beras di penggilingan pada 881 perusahaan di 31 provinsi.

Kepala BPS, Margo Yuwono mengatakan, pada Januari 2022, rata-rata harga beras di penggilingan kualitas premium sebesar Rp 9.824 per kg, naik sebesar 1,57% dibandingkan bulan sebelumnya.

Selanjutnya, rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp 9.381 per kg, naik sebesar 2,77%.

"Kemudian, rata-rata harga beras di penggilingan luar kualitas sebesar Rp 9.038 per kg, naik sebesar 1,68%," ujar Margo dalam konferensi pers virtual, Rabu (2/2/2022).

Margo menuturkan, dibandingkan dengan Januari 2021, rata-rata harga beras di penggilingan pada Januari 2022 untuk kualitas premium naik sebesar 0,45 persen dan 0,02 persen, namun beras kualitas medium justru turun sebesar 0,25 persen

Sedangkan, selama periode Januari 2021–Januari 2022, rata-rata harga beras di penggilingan tertinggi untuk kualitas premium sebesar Rp 9.824 per kg terjadi pada Januari 2022, kualitas medium sebesar Rp 9.405 per kg terjadi pada Januari 2021, dan luar kualitas sebesar Rp 9.146 per kg terjadi pada Februari 2021

"Sebaliknya, rata-rata harga beras di penggilingan terendah untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas, masing-masing sebesar Rp 9.402 per kg, Rp 8.887 per kg dan Rp 8.481 per kg terjadi pada Juli 2021," ucap dia.

Di sisi lain, Margo menambahkan, Nilai Tukar Petani Januari 2022 secara nasional naik 0,30% dibandingkan NTP Desember 2021, yaitu dari 108,34 menjadi 108,67.

"Kenaikan NTP pada Januari 2022 disebabkan oleh kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun biaya produksi dan penambahan barang modal," pungkas dia.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng yang Naik Tinggi Jadi Penyebab Inflasi di Awal 2022

Load More