Suara.com - Dana yang diperoleh dari Program Pengungkapan Sukarela (PPS) Tax Amnesty Jilid II hingga 8 Februari 2022 diperkirakan mencapai Rp10,54 triliun.
Jumlah PPS saat ini mencapai 11.115 Wajib Pajak (WP) dengan jumlah surat keterangan yang terkumpul mencapai 12.232.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Pajak (DKP) Kementerian Keuangan berhasil mengumpulkan pajak penghasilan (PPh) sebanyak Rp1,13 triliun.
Deklarasi dalam negeri dan repratriasi dipastikan tercapai dan repatriasi sejumlah Rp9,06 triliun dan deklarasi luar negeri mencapai Rp812,85 miliar.
Dari data yang diperoleh, nilai yang diinvestasikan dalam instrumen Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp668,9 miliar.
Untuk diketahuim,pelaksanaan program PPS tersebut pun terbatas, hanya berlangsung 6 bulan yang dimulai sejak tanggal 1 Januari hingga 30 Juni 2022.
Program ini sendiri jadi salah satu opsi yang diberikan kepada masyarakat wajib pajak, untuk meningkatkan kepatuhannya dengan cara mendeklarasikan harta.
WP Orang Pribadi dapat melaporkan hartanya secara sukarela melalui aplikasi pengungkapan dan pembayaran https://pajak.go.id/pps.
Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Wanti-wanti Pengusaha Laporkan Pesawat Pribadi ke Pajak
Berita Terkait
-
Cowok Pakai Sandal Jepit Bawa Duit 300 Juta Dibungkus Kresek, Sentilan Ditjen Pajak Bikin Ketar-Ketir
-
Investor Bitcoin Ramai-ramai Pindah Ke Portugal Demi Hindari Pajak
-
Berpenghasilan di Atas Rp 5 Miliar, Begini Reaksi Deddy Corbuzier saat Pajaknya Dinaikkan Sri Mulyani jadi 35 Persen
-
Pajak Penghasilannya Dinaikan Sri Mulyani sampai 35 Persen, Ini Reaksi Deddy Corbuzier
-
Menkeu Sri Mulyani Wanti-wanti Pengusaha Laporkan Pesawat Pribadi ke Pajak
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026