Suara.com - Kementerian Perhubungan mengebut pembangunan proyek transportasi khusus kereta api di sejumlah daerah agar tidak terbengkalai.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri mengatakan proyek kereta api yang akan dikebut salah satunya Kereta Api Lintas Makassar-Parepare.
"Pekerjaan kereta api yang dikhawatirkan akan terbengkalai di antaranya, KA Makassar-parepare, kereta api bagian Sumatera Utara, Kereta Api Aceh, dan LRT Sumsel, Ini memang fokus kita untuk menyelesaikan sebelum tahun 2024," ujar Zulfikri dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI, Rabu (9/2/2022).
Menurut Zulfikri transportasi kereta api tersebut tidak hanya terbangun secara fisik saja, juga dipastikan sampai beroperasi dan bisa dimanfaatkan masyarakat.
"Selesai dalam arti, sudah beroperasi, tidak hanya terbangun hanya fisik, kita harus memikirkan jalur kereta yang kita bangun bisa dimanfaatkan, anggaran kita fokuskan pada penyelesaian pengoperasian jalur-jalur tersebut," kata dia.
Dalam paparannya, Zulfikri juga menyebut proyek-proyek yang jadi prioritas pada tahun 2022 yaitu Kereta kecepatan tinggi Pulau Jawa mulai dari Jakarta-Semarang dan Jakarta Bandung.
Dalam proyek tersebut, Kementerian Perhubungan akan melakukan penataan Stasiun Padalarang dan Stasiun Bandung yang digunakan untuk konektivitas kereta cepat Jakarta-Bandung.
Selain itu, melakukan pendampingan pelaksanaan perancangan dasar jalur kereta api tambahan Jakarta-Surabaya.
"Dan kita melakukan proyek sistem angkutan umum massal perkotaan di 6 wilayah metropolitan. ada beberapa wilayah yang dikembangkan di beberapa wilayah aglomerasi yaitu Mebidangro, Bandung Raya, Jabodetabek, dan Gerbang Kertasusila," kata dia.
Baca Juga: Mulai Senin 12 Juli, Pekerja Non-sektor Esensial dan Kritikal Dilarang Naik KRL
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura
-
Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi
-
Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan