Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir bertemu pembuat miniatur pesawat Garuda Indonesia, Khomaidi alias Gus Humaidi. Erick bertemu Humaidi di Hanggar Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
Erick memberikan apresiasi kepada Humaidi. Menurutnya, Humaidi mencerminkan sosok anak muda yang bangga terhadap Garuda Indonesia.
"Ini adalah bagian kita mengapresiasi bahwa anak bangsa bangga sama garuda," ujar Erick di Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, Hanggar Garuda Indonesia, Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (15/2/2022).
Erick menyambut Humaidi di dalam pesawat Garuda Indonesia PK-GIK tipe Boieng 777-300 ER. Pria berusia 27 tahun itu tampak mengenakan sarung dan odheng khas Madura saat bertemu Erick.
Selain itu, Erick juga mengajak santri asal Madura tersebut tur ke ruangan-ruangan yang ada di pesawat. Keduanya pun sempat melihat kokpit hingga kabin pesawat.
"Kita harus berani bermimpi, saya berharap, ini sudah jadi kenyataan naik kokpit pesawat Garuda. Kita doakan insya Allah usahanya makin bagus," ucap Erick.
Sementara, Humaidi berterima kasih kepada Erick atas pertemuan ini. Humaidi menyebut momentum ini tak akan terlupakan seumur hidupnya.
"Terima kasih, ini suatu kebanggaan buat saya dan kehormatan buat saya yang tak terlupakan seumur hidup saya," kata Humaidi.
Dalam kesempatan ini, Erick menyerahkan pesawat miniatur Garuda Indonesia dan jaket kepada Humaidi. Tak sampai di sana, Humaidi juga menerima bantuan modal usaha sebesar Rp 50 juta.
Baca Juga: Kasus Korupsi Garuda, Chairal Tanjung Adik Konglomerat Chairul Tanjung Diperiksa Kejagung
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan
-
Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi
-
420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital
-
Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?