Bisnis / Keuangan
Kamis, 03 Maret 2022 | 15:33 WIB
Para pemain Chelsea merayakan gol Kai Havertz pada pertandingan sepak bola leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Chelsea dan Lille (LOSC) di stadion Stamford Bridge, di London, pada 22 Februari 2022. Glyn Kirk / IKIMAGES / AFP

Suara.com - Konflik Rusia dan Ukraina turut menyeret nama taipan sekaligus pemilik klub sepak bola asal London, Chelsea. Abramovich dipaksa melepas kepemilikannya dari Chelsea karena dianggap dekat dengan Presdien Rusia, Vladimir Putin.

Rencana penjualan Chelsea sendiri sudah disampaikan Abramovich secara resmi. Sejumlah orang kaya dunia juga sudah menunjukkan minat mereka.

Mengutip dari Bloomberg, salah seorang investor tim balap F1, McLaren berminat membeli Chelsea. Pengamat ekonomi Jeff Moorad bahkan mengklaim Chelsea adalah salah satu merk bernilai di dunia.

"Klub ini [Chelsea] adalah salah satu merek global sejati," kata Jeff Moorad selaku Principal MSP Sports Capital.

Hal inilah yang menurutnya membuat Chelsea menarik banyak minat berbagai kalangan papan atas dunia. Chelsea kini tidak hanya dianggap sebagai klub sepak bola tapi juga sebuah merek berharga.

Namun demikian, Goal International mengklaim, Roman Abramovich diperkirakan tidak akan tergesa-geas menjual kepemilikan Chelsea.

Hal ini menyusul penunjukan enam wali yayasan amal klub yang diberi kepercayaan untuk mengelola Chelsea selepas mundurnya miliarder Rusia itu.

Meski tanpa kucuran dana dari Abramovich, Chelsea diperkirakan masih bisa beroperasi alias tidak akan jadi klub miskin karena kekuatan finansial dari hak siar TV, sponsor, penjualan pemain, dan pendapatan hari pertandingan sehingga mereka masih tetap bisa beroperasi.

Baca Juga: Bintang UFC Conor McGregor Tertarik Beli Chelsea dari Roman Abramovich

Load More