Suara.com - Dana dan ShopeePay adalah platform yang menyediakan layanan uang digital yang mana bisa digunakan dalam proses pembayaran online dan offline. Lantas, bisakah transfer dari Dana ke Shopeepay? Untuk selengkapnya, berikut ini ulasannya.
Diketahui, untuk mempermudah penggunanya, sekarang ini setiap platform penyedia layanan uang digital bisa untuk melakukan top up, transfer, hingga tarik dana ke antar pengguna, antar-dompet digital lain, dan bahkan ke bank.
Hal tersebut sejalan dengan teknologi yang semakin berkembang. Ya, semakin berkembangnya teknologi, peminat belanja online juga semakin banyak. Itulah mengapa metode pembayaran online semakin bertambah juga, baik melalui uang digital, uang elektronik maupun mobile banking.
Bahkan sekarang ini, semakin banyak juga toko-toko offline yang turut memakai metode pembayaran online, dua di antaranya yakni Dana dan ShopeePay. Maka dari itu, berbagai brand pembayaran online pun menyebarkan beragam promo untuk menarik pengguna.
Bukan hanya itu, para brand ini juga menawarkan banyak fitur guna memanjakan serta memudahkan para penggunanya dengan adalnya fitur transfer. Dengan adanya akses dan fitur ini, banyak pengguna yang memilih bertransaksi menggubakan Dana dan ShopeePay.
Lantas, bagaimanakah cara transfer dari Dana ke ShopeePay? Melansir dari berbagai sumber, simak berikut ini caranya.
Cara transfer Dari Dana ke ShopeePay
Kekinian, Dana telah hadir dengan memberikan berbagai fitur menarik seperti fitur transfer dan top up. Untuk fitur transfer, Dana bisa transfer ke ShopeePay, OVO, dan GoPay, dan OVO. Dengan catatan, saldonya cukup. Adapun caranya yakni sebagai berikut:
1. Buka aplikasi Dana
Baca Juga: Tangguhkan Bisnis di Rusia, Lamborghini dan Ferrari Kompak Sumbangkan Dana Bantu Ukraina
2. Pilih 'Semua Layanan', lalu klik 'Saldo Digital'
3. Kemudian, Pilih Saldo Digital atau penerima transfer yaitu ShopeePay
4. Setelah itu, ketik nomor ponsel yang telah terdaftar di ShopeePay.
5. Lalu, pilih nominal transfer.
6. Pastikan nomor ponsel maupun nominal transfer Saldo Digital sesuai. Kemudian, klik 'Lanjutkan'
7. Pilih metode pembayaran, Anda bisa memilih menggunakan Saldo Dana, Direct Debit/Kartu Debit yang telah tersimpan di Dana, atau bisa juga menggunakan OneKlik.
Berita Terkait
-
174 Kepala Desa di Nagan Raya Habiskan Rp 835,2 Juta untuk Jahit Baju Seragam Pelantikan
-
3 Tips Bangun dan Jaga Eksistensi Bisnis di Kala Pandemi
-
Cara Transfer OVO ke Rekening Bank dan Syaratnya
-
Dana Sudah Bisa Dipakai untuk Bayar Netflix hingga BPJS Ketenagakerjaan
-
Tangguhkan Bisnis di Rusia, Lamborghini dan Ferrari Kompak Sumbangkan Dana Bantu Ukraina
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru