Suara.com - Salah satu acara marketing terbesar yang diadakan oleh Management Student Society Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, MIST, baru saja melangsungkan acara di tahunnya yang ke-18. Acara berlangsung pada tanggal 20-25 Februari yang terdiri dari conference, training, dan seminar. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, MIST tahun ini mengadakan seminar selama dua hari, lho! Dengan mengangkat tema Redefining Marketing: Seizing Growth Opportunities Beyond Digital, MIST menghadirkan sejumlah pembicara yang mahir di bidangnya masing-masing untuk berbagi insight dan pengalaman kepada para marketing enthusiasts.
Alexander Lukman, Manager Director Strategy and Consulting di Accenture Indonesia sebagai pembicara seminar mengapresiasi perkembangan MIST yang semakin menarik setiap tahunnya pada sesi konferensi pers seusai seminar hari pertama, Kamis, 24 Februari 2022.
“Saya lihat dari sisi kualitas, penyampaian materi, dan pemateri yang dipilih lengkap dan baik. Pematerinya pun merupakan praktisi, bukan hanya orang yang tahu teori, melainkan mereka memang menghidupi dan menjalani hari demi hari,” ujar Alex.
Alex juga menyampaikan harapannya bagi generasi milenial terkait marketing di era digital ini.
“Kita mengharapkan lahirnya generasi yang indigenous. Indigenous itu artinya tiga hal. Yang pertama, smart. Yang kedua itu adalah inventif. Yang terlebih penting lagi adalah relevan. Jadi, please be yourself, be clear on your personal brand and purpose," tuturnya.
Berfokus pada topik marketing, pembicara seminar, Iwan Setiawan (CEO di Marketeers) memberikan pendapat mengenai strategi yang optimal di era digital pada sesi konferensi pers.
“Digital marketing sendiri dalam arti sempit yang saat ini berkembang itu terbatas pada social media marketing dan e-commerce tetapi sebetulnya teknologi perannya cukup besar dalam digitalisasi. Misalnya, AI yang membantu kita menebak algoritma YouTube supaya video kita bisa populer atau menebak algoritma Instagram supaya konten kita banyak engagement,” ucap Iwan.
Iwan menjelaskan, perkembangan teknologi saat ini telah mengubah gaya marketing menjadi serba digital. Selain itu, konsep artificial intelligence juga menjadi sarana yang membantu kegiatan digital marketing.
“Belajar dari praktisi yang tampil di acara ini menurut saya memberikan nilai lebih untuk persiapan mereka nantinya masuk ke bidang kerjan” tutur Iwan.
Baca Juga: Duh, Gus Miftah Dicatut Acara Seminar Dukun di Banyuwangi
Menurut Iwan, MIST dapat memberikan nilai lebih untuk persiapan para mahasiswa ke jenjang-jenjang selanjutnya, seperti ke dalam dunia kerja. Selain itu, MIST juga memberikan banyak insight tentang marketing dengan memanfaatkan teknologi di era digital sekarang ini.
Berita Terkait
-
Petugas Bubarkan Seminar MLM Ilegal di Kuta Bali
-
Mengulas Acara Marketing Terbesar Mahasiswa Indonesia: The 18th Mist FEB UI
-
Gaduh Jaminan Hari Tua Cair di Usia 56 Tahun, Ternyata Bisa Cegah Pekerja Jatuh Miskin di Hari Tua
-
Mahasiswa Wajib Paham, Ini 5 Tips Menghadapi Sidang Seminar Proposal
-
3 Sensasi Menjelang Seminar Proposal Skripsi, Mahasiswa Akhir Wajib Tahu!
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi