Suara.com - Jika ditanya soal platform media sosial yang berfungsi untuk mengembangkan karier jawabannya pastilah Linkedin. Cara melamar kerja di Linkedin pun cukup mudah. Namun awalnya kamu perlu melengkapi profil dengan pengalaman profesional. Dilansir dari linkedin.com/help berikut adalah lima langkah mudah cara melamar kerja di Linkedin.
1. Klik pada posisi pekerjaan untuk melihat detail.
2. Klik tombol Melamar Mudah /Terapkan Sekarang di bagian atas.
3. Masukkan informasi yang diperlukan di layar popup.
4. Klik Tinjau untuk meninjau aplikasi.
5. Klik Kirim aplikasi.
Demikian cara melamar kerja di Linkedin dengan mudah. Namun, sebelum sampai ke tahap melamar pekerjaan, terlebih dahulu kamu harus mengoptimalkan profil Linkedin agar dilirik para pemberi kerja. Manajemen Linkedin juga memberikan tips bagaimana mengelola profil agar tampak lebih optimal. Tips ini bisa diterapkan sebagai berikut.
1) Pastikan untuk Mengoptimalkan Profil Lengkap
Studi menunjukkan bahwa pengguna 40 kali lebih mungkin untuk ditemukan dan menerima peluang ketika memiliki profil yang lengkap dan dioptimalkan. Artinya anda secara minimal harus memiliki foto profil, lokasi pekerjaan, posisi saat ini, pendidikan, ketrampilan, dan minimal 500 koneksi. Tambahkan kata kunci yang relevan untuk memudahkan pencarian profil profesionalmu.
Baca Juga: Bukan Hanya Soal Gaji, Ini 6 Alasan Karyawan Mau Bertahan di Perusahaan
2) Tambahkan Foto Profil yang Menjual
Ini adalah kesan pertama yang akan pengguna berikan. Tak perlu dengan kamera mahal, foto profil bisa diambil dengan handphone dengan meminta tolong kepada teman. Ingat hindari foto selfie untuk menggambarkan pengalaman profesional. Foto itu harus mewakili tipe profesional, hangat, ramah, dan percaya diri. Hindari foto yang tidak jelas yang justru menyulitkan pemberi kerja. Foto lain yang harus dihindari adalah berfoto bersama pasangan, foto tanpa melihat kamera, dan foto waktu kelulusan sekolah.
3) Miliki Judul Profil yang Relevan
Judul adalah hal pertama yang dilihat orang, dan hal pertama yang didapat perekrut ketika mereka menyaring hasil pencarian, jadi upayakanlah judul yang menarik perhatian, misalnya dengan mencantumkan jabatan terbaru. Untuk mengoptimalkan judul, mulailah dengan menyertakan judul yang pengguna targetkan. Kedua, gunakan kata kunci yang relevan. Kemudian tonjolkan hal-hal yang menurutmu menarik dan penting.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
4 Ciri Orang yang Tidak Bisa Diberi Tanggung Jawab
-
Jenuh dengan Pekerjaan? Lakukan 4 Tips Ini agar Tetap Betah
-
Punya Passion Menulis? Ini 5 Rekomendasi Pekerjaan yang Cocok Untukmu
-
Mengenal Me Time dan Manfaatnya untuk Kehidupan Sehari-hari
-
Bukan Hanya Soal Gaji, Ini 6 Alasan Karyawan Mau Bertahan di Perusahaan
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional