Suara.com - Harga minyak goreng hari ini membuat masyarakat Indonesia geleng-geleng kepala. Lalu, di manakah negara dengan harga minyak goreng termurah? Apakah masih ada negara yang menjual minyak goreng dengan harga murah?
Di Indonesia sendiri, harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng Rp14.000 per liter resmi dicabut. Kebijakan ini membuat masyarakat terutama ibu-ibu geleng-geleng kepala. Di beberapa daerah bahkan para perempuan ini rela antre panjang untuk mendapatkan minyak goreng dengan rata-rata harga Rp24.000 per liter.
Antrean ini juga menyisakan tragedi di Samarinda, Kalimantan Timur. Seorang warga Rita Riyani, 49 tahun meninggal dunia akibat mengantre minyak goreng. Rita disebut punya riwayat penyakit sesak napas. Sebelumnya kejadian serupa juga terjadi di Berau, Kalimantan Timur.
Minyak goreng menjadi mahal karena sejumlah alasan. Turunnya produksi kelapa sawit yang menjadi bahan baku minyak goreng adalah salah satu penyebabnya. Alasan lain adalah adanya kenaikan permintaan Crude Palm Oil (CPO) untuk kebutuhan biodisel di tengah terbatasnya sawit.
Melihat faktor-faktor di atas di manakah negara dengan harga minyak goreng termurah? Dikutip dari berbagai sumber, Malaysia menjual minyak goreng dengan harga paling murah se-Asia Tenggara yakni Rp8.500 atau RM 2,5 per kg.
Jika dibandingkan dengan di Indonesia, harga ini jelas jauh lebih murah. Rendahnya harga minyak goreng di Malaysia disebabkan oleh faktor subsidi pemerintah atau kerap disebut COSS. Kendati demikian, COSS ini hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu seperti masyarakat kelas menengah ke bawah.
Masyarakat mampu dan restoran besar tidak diperbolehkan membeli minyak goreng dengan subsidi COSS. Sebaliknya mereka harus membeli jenis nonsubsidi seharga RM 27,9 atau Rp95.000 per kg.
Walau begitu, bukan berarti program ini tanpa masalah. Pemerintah Malaysia mengakui masih ditemui kebocoran di sana-sini yakni orang yang tidak diperbolehkan membeli minyak subsidi tetap membelinya.
Jika dibandingkan dengan negara-negara lain, harga minyak cukup bervariasi. Di Thailand harga minyak berkisar 25 bath atau Rp15.000 per liter. Kemudian, jika dibandingkan Filipina harganya 81 peso atau Rp22.000 per liter.
Baca Juga: Kabar Baik, Pemkab Serang Bakal Jual Murah Minyak Goreng, Gula dan Terigu
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Pedagang di Pasar Banyuwangi Ini Pilih Jual Murah saat Harga Minyak Goreng Meroket, Alasannya Bikin Terenyuh
-
Wong Cilik Sindir Pernyataan Megawati Soal Minyak Goreng: Bukan Cari Solusi Malah Memperkeruh
-
Minta Emak-emak Tidak Panik, KSP: Ketersediaan Minyak Goreng Aman Terkendali, Tak Ada Kelangkaan
-
Harga Naik, Minyak Goreng di Minimarket Bandar Lampung Masih Kosong
-
Kabar Baik, Pemkab Serang Bakal Jual Murah Minyak Goreng, Gula dan Terigu
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998