Suara.com - Berbisnis saat Ramadhan bisa dilakukan siapa saja, tak terkecuali mahasiswa. Ide bisnis mahasiswa saat Ramadhan pun beragam. Bahkan banyak yang bisa dikerjakan di sela-sela waktu kuliah.
Tak hanya seputar makanan, ide bisnis juga berkisar pada jasa atau produk-produk khas puasa sampai lebaran. Buat kamu para mahasiswa yang memiliki niat berbisnis, belum terlambat. Beberapa ide ini bisa diterapkan, siapa tahu menjadi pintu rezeki di bulan mulia ini.
1. Jualan Minuman Dingin
Berjualan minuman dingin sebagai menu takjil sangat mudah dilakukan. Modalnya pun hanya sekitar Rp500.000. Kamu bisa membuat sendiri minuman tersebut dengan mencampurkan sirup, timun suri, atau buah-buahan. Cara berjualan pun anti ribet. Cukup gelar meja dan lapak di pusat-pusat keramaian layaknya pedagang kaki lima. Untuk cara yang lain, kamu bisa menawarkan takjil ini ke teman-teman atau kenalan terdekatmu.
2. Berjualan Kurma
Kurma biasanya menjadi menu wajib di bulan Ramadhan, baik untuk sahur maupun buka puasa. Kurma pun banyak jenis dan kualitasnya, mulai dari yang pasaran hingga super. Kurma bisa dilirik sebagai salah satu bisnis mengingat semua umat muslim hampir pasti mencarinya di bulan puasa. Cara jualan pun gampang. Kamu bisa menjadi reseller atau dropshipper sehingga modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar.
3. Makan Sehat Buka Puasa dan Sahur
Siapa yang suka bingung menentukan menu makan berat untuk buka puasa dan sahur? Jika jawaban anda adalah iya, hal ini bisa menjadi peluang bisnis bagi mahasiswa. Tawarkan pilihan menu sahur dan buka puasa yang sehat untuk konsumen. Agar tidak bosan masak menu yang berbeda tiap beberapa hari sekali. Sebagai nilai tambah, kamu juga bisa menawarkan jasa pesan antar dengan tarif tambahan berdasarkan jarak. Dengan demikian, konsumen tidak perlu kebingungan mencari menu.
4. Baju Lebaran
Baca Juga: Yuk Simak, Ini 2 Tradisi Unik Puasa Ramadhan di Arab Saudi
Tradisi beli baju baru di hari lebaran menjadi peluang bisnis tersendiri bagi para mahasiswa. Berjualan baju bahkan banyak modelnya, mulai dari gamis, koko, kaus, atau sekadar jilbab dan kaus kaki dengan modal lebih murah. Sesuaikan barang yang dijual dengan tren terkini agar lebih laris. Kamu juga bisa mengambil produk dari brand-brand busana muslim terkemuka.
5. Hampers
Jualan hampers bisa dilakukan mulai dari pertengahan lebaran. Isinya pun macam-macam, bisa kue, perlengkapan ibadah, bahkan barang-barang unik yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Ide Hantaran Ramadhan dan Lebaran: Menu Buka Puasa Berbentuk Hampers!
-
Salah Seorang Siswanya Tewas Usai Kena Klitih di Gedongkuning, Kepala SMA Muhammadiyah 2: Kami Syok
-
4 Ide Takjil untuk Buka Puasa, Wajib Coba!
-
Bacaan Doa Sholat Tarawih, Memohon Iman Disempurnakan dan Dijauhkan dari Api Neraka
-
Yuk Simak, Ini 2 Tradisi Unik Puasa Ramadhan di Arab Saudi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru