News / Nasional
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:37 WIB
Presiden meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, 16 Mei 2026. (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan kepala lembaga ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 15 Juli 2026.
  • Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas peran strategis Koperasi Desa Merah Putih sebagai infrastruktur pemerintah di tingkat desa.
  • Koperasi Desa Merah Putih berfungsi sebagai penyalur bantuan sosial, barang subsidi, serta offtaker komoditas saat harga pasar rendah.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri serta kepala badan dan lembaga ke Istana, sore ini.

Kepala Negara secara khusus hendak membahas Koperasi Desa Merah Putih. Hal ini disampaikan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi, yang turut hadir di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

"Agenda rapat hari ini katanya membahas tentang Koperasi Desa Merah Putih, tapi detailnya saya belum tahu," kata Hasan, Rabu (15/7/2026).

Menko Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyampaikan hal senada.

Ia mengatakan kehadiran para pembantu presiden di Istana untuk rapat membahas Kopdes Merah Putih.

"Ya jadi memperkuat koperasi itu ka, satu, Kopdes itu tang salah paham banyak dianggap seperti supermarket. Padahal koperasi itu, Kopdes itu adalah infrastruktur pemerintah. Dua, sebagai offtaker. Jadi fungsinya sebagai infrastruktur pemerintah, dua sebagai offtaker," tutur Zulhas.

Zulhas menjelaskan Kopdes Merah Putih sebagai infrastruktur, yakni Kopdes turut berperan sebagai penyalur bantuan sosial hingga barang-barang subsidi.

"Itu harus melalui Kopdes nanti sehingga jelas karena tiap desa ada," kata Zulhas.

Sementara sebagai offtaker, Kopdes Merah Putih berperan melakukan take over bila terjadi harga komoditas di bawah standar.

Baca Juga: Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

Pemerintah mengalokasikan 58,03 persen anggaran Dana Desa 2026 untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. [Antara]

Dengan begitu, Zulhas menegaskan kembali bahwa Kopdes Merah Putih bukan sebagai supermarket.

"Bukan supermarket," kata Zulhas.

Turut hadir dalam ratas sore ini membahas Kopdes Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Investasi/Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto.

Selanjutnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pekerja Umum Dody Hanggodo.

Hadir juga di Istana, yakni Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Yusuf Ateh. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (Waka BGN) Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, dan Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani.

Load More