Suara.com - Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi mengatakan, persiapan Substansi Isu Prioritas 4 dalam Pertemuan EWG Il G20 akan berlangsung pada tanggal 10 hingga 12 Mei 2022 dengan salah satu mata agendanya mulai membahas priority issue 4, yaitu Adapting Labour Protection for more Effective Protection and Increased Resilience of All Workers.
Adapun terkait penyusunan issue notes yang menjadi salah satu bagian dari isu prioritas 4, kata Sekjen Anwar, pihak ILO Jenewa memberikan apresiasi yang bagus.
“Apresiasi dari ILO Jenewa ini diharapkan akan disambut baik oleh negara-negara G20,” ucap Sekjen Anwar dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (5/4/2022).
Pada forum tersebut, ia meminta seluruh tim pendukung pelaksanaan forum G20 di bidang ketenagakerjaan dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dan maksimal.
“Dengan begitu diharapkan dapat membawa nama baik Kemnaker dan Indonesia di mata dunia internasional dengan menyukseskan pertemuan-pertemuan G20 Presidensi Indonesia,” ucapnya.
Sementara itu dalam rangka mendukung pelaksanaan Employment Working Group (EWG) G20, Kementerian Ketenagakerjaan melakukan persiapan teknis Employment Working Group (EWG) Il di Jakarta pada Selasa (5/4/2022).
Selain itu, Kemnaker juga melakukan koordinasi dengan Engagement Group Labour 20 terkait Priority Issues 4 mengenai Adapting Labour Protection for More Effective Protection and Increased Resilience of All Workers (Adaptasi Perlindungan Tenaga Kerja untuk Perlindungan yang Lebih Efektif dan Peningkatan Ketahanan Semua Pekerja).
Berita Terkait
-
Setelah Malaysia, Kemnaker akan Melakukan Kerja Sama dengan Negara Lain untuk Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
-
BPJS Ketenagakerjaan, Kemnaker, dan BPJS Kesehatan Gelar Sosialisasi Pemahaman Prosedur Pengajuan JKP
-
Siap-siap! Bansos BSU Cair Lagi, Penerima Bakal Dapat Rp 1 Juta
-
Polisi di Riau Gagalkan Pengiriman Puluhan Calon TKI Ilegal ke Malaysia
-
Dilarang Nyicil Atau Dipotong, Kemnaker: THR Tahun Ini Harus Dikasih Full!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Menkeu Purbaya: Belum Ada Anggota DPR Ikut Seleksi OJK
-
Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026