Suara.com - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada hari Senin (11/4/2022) ini menjadi salah satu yang mencuri perhatian investor.
Bahkan, menurut Komisaris Bursa Efek Indonesia, Pandu Sjahrir, investor dari 23 negara di dunia tertarik berinvestasi pada GoTo. Ia juga menyebut ada 6 fakta menarik terkai IPO GoTo.
Selain investor dari 23 negara itu, Pandu menyebut, jumlah single investor identification (SID) yang berpartisipasi dan mendapatkan IPO GoTo merupakan yang terbanyak sepanjang penggunaan e-IPO.
Bahkan, diantara investor itu ada yang berasal dari dari Rusia dan Palestina. Padahal investor dari kedua negara ini baru pertama kali berpartisipasi lewat e-IPO.
Keempat, kapitalisasi pasar saham GoTo menduduki posisi ke-4 terbesar setelah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Kelima, jumlah investor asing disaat yang bersamaan juga meningkat dua kali lipat dari IPO perusahaan teknologi sebelumnya.
Terakhir, SID kali ini mendapatkan jatah saham GoTo 201,4%. Jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.
Dalam unggahannya itu, Pandu juga mengucapkan selamat kepada GoTo, Gojek dan Tokopedia, serta kepada BEI.
"Saya mengapresiasi kerja keras banyak pihak, termasuk para SRO dan teman-teman di @indonesiastockeschange sehingga antusiasme dan penerimaan publik begitu besar," tulis pandu.
Baca Juga: Makin Panas! Tentara Israel Bunuh Dua Perempuan Palestina Di Tepi Barat
"Ini merupakan bukti bahwa GoTo memiliki keyakinan untuk membangun ekonomi Indonesia secara keseluruhan, dan juga bukti bahwa Indonesia mempunyai pasar modal yang semakin besar dan dinamis," tulis Pandu lagi.
Berita Terkait
-
Ukraina Lacak Tentara Rusia Pakai Fitur Find My Apple
-
Ditanya Apakah Cristiano Ronaldo Masuk Surga Karena Suka Bersedekah ke Palestina, Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad
-
Harga Saham Naik 18%, Bagaimana Prospek GoTo?
-
Tuding Bacok Tentara, Pasukan Israel Bunuh Dua Perempuan Palestina
-
Makin Panas! Tentara Israel Bunuh Dua Perempuan Palestina Di Tepi Barat
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara
-
Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS