Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai membuka pendaftaran mudik gratis tahap kedua pada hari ini. Pembukaan tambahan kuota mudik gratis ini, karena melihat animo masyarakat untuk mudik pada tahun ini sangat besar.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, kuota mudik gratis tahap kedua ini sama dengan pada tahap pertama yaitu sebanyak 10.500 orang dengan 350 bus.
"Yang kedua akan dibuka siang ini," ujar Budi Setiyadi saat dihubungi lewat pesan singkat, Senin (18/4/2022).
Selain itu, tutur Budi, persyaratan mudik gratis Kemenhub tahap kedua ini juga sama dengan tahap satu, yaitu bisa mendaftar langsung ke kantor Kemenhub atau online lewat mudikgratishubdat.dephub.go.id.
Sedangkan, Ia mengungkapkan, kuota mudik gratis tahap pertama telah habis diserbu oleh masyarakat yang ingin mudik.
Sebelumnya, Dalam penambahan kuota ini, Budi juga menambah daerah tujuan ke Jawa Timur yakni ke Ngawi, dari yang sebelumnya hanya Jawa Barat dan Jawa Tengah.
"Sedang kita upayakan tambahan bus dan tujuan ke Ngawi, Blora, Jepara, Cilacap dan Slawi, Pemalang," imbuh Budi.
Dengan adanya tambahan kuota tersebut, maka kapasitas mudik gratis bertambah menjadi 20.600 orang yang diangkut dengan 700 bus.
Masing-masing tahap dari kuota tersebut, dibagi lagi sebanyak 8.100 penumpang dengan 270 bus untuk mudik dan sisanya, sebanyak 2.400 penumpang dengan 80 bus.
Baca Juga: Pendaftar Mudik Gratis Lebaran 2022 Sepi Peminat, Dishub Kota Bogor: Baru Ada 100 Orang
"Kemudian sepeda motor yang akan diangkut dengan truk kendaraan sepeda motor, kita siapkan truknya 34 unit. Sehingga jumlah sepeda motor yang terangkut sekitar 1.020 kendaraan sepeda motor, baik untuk yang mudik maupun balik," ucap Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI