Suara.com - Direktur Rekayasa dan Insfrastruktur PT Pertamina Patra Niaga Eduward Adolof Kawi bersama Executive General Manager Region Sumbagsel Rama Suhut meninjau pelaksanaan Satgas Ramadhan Idul Fitri (RAFI) ke sejumlah sarana dan fasilitas Pertamina Lampung.
Kunjungan ini diawali di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tol KM 49 A serta Integrated Terminal Panjang (IT Panjang) di Lampung guna memastikan seluruh sarana dan fasilitas penyimpanan dan pengiriman BBM berjalan optimal.
Eduward Adolof Kawi berkesempatan mengunjungi SPBU di ruas Tol Sumatera KM 87 A dan 234 A untuk memastikan pelayanan di SPBU berjalan normal dan tidak terjadi antrean menjelang mudik Lebaran.
Ia mengatakan Pertamina menjamin kelancaran dan keamanan distribusi BBM selama Idul Fitri 2022 serta siap memenuhi ketersediaan BBM bagi masyarakat.
"Pertamina menjamin kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat, khususnya SPBU di jalur padat mudik," jelasnya.
Tren konsumsi energi masyarakat sejak awal tahun 2022 terus menunjukkan peningkatan, untuk itu Pertamina telah melakukan antisipasi peningkatan kebutuhan energi masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang mudik lebaran.
Untuk wilayah Lampung, jenis bahan bakar Pertamax Series diproyeksikan meningkat sebesar 35,9 persen, Dex series juga meningkat sebesar 19,9 persen sedangkan Pertalite diprediksi akan meningkat sebesar 11,8 persen, lalu untuk Bio Solar diprediksi akan sedikit mengalami penurunan dari rerata konsumsi harian saat ini, khususnya pada saat menjelang Lebaran.
Untuk Avtur sendiri akan ada peningkatan dari rerata konsumsi harian, dan dari sisi LPG juga sudah diprediksi meningkat sebesar 8,2 persen jika dibandingkan konsumsi normal.
Pertamina juga memastikan ketersediaan stok BBM berkualitas serta menyiapkan layanan-layanan tambahan berupa SPBU Siaga, mobil tangki siaga, motorist, SPBU Kantong dan rest area yang dilengkapi fasilitas kesehatan bagi para pemudik di beberapa titik jalur mudik.
Baca Juga: Warga Jateng Sambut Lebaran, Kapolda Optimalkan Kring Reserse Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada pihak TNI dan POLRI yang telah melakukan pengawasan dan menjaga distribusi di SPBU agar dapat tersalurkan ke masyarakat.
"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh khususnya kepada Satreskrim Polres Tulang Bawang yang mengungkap pelaku tindak pidana penimbunan BBM jenis solar dan pertalite," ujar Nikho.
Untuk informasi seputar produk, layanan Pertamina, maupun jika masyarakat menemukan penyalahgunaan BBM subsidi, dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.
Berita Terkait
-
Wawali Samarinda Rusmadi Wongso Sebut Tak Ada Penyekatan Jalan di Samarinda Selama Lebaram 2022
-
Lebaran Sebentar Lagi, Bagaimana Kondisi Stok BBM Buat Pemudik, Aman?
-
Izinkan Maskapai Naikkan Harga Tiket Pesawat Jelang Lebaran, Ini Alasan Menhub
-
Ditanyai Asal Harta Lebih dari Rp2 Triliun, Erick Thohir: Saya Pernah Jualan Bakso
-
The Best 5 Oto: Skuter Listrik Yamaha E01, 55 Bengkel Siaga Suzuki, Aplikasi Digital Saat Mudik Pakai Kendaraan Pribadi
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
Terkini
-
Tolak Usul IMF, Purbaya Ogah Naikkan Pajak Karyawan
-
Bumi Berseru Fest dari Telkom Jaring 43 Program Terbaik untuk Lingkungan Berkelanjutan
-
Krakatau Steel Bidik Produksi 4,5 Juta Ton Baja di 2026
-
Gubernur BI: Rupiah Undervalue, Tidak Cerminkan Ekonomi Indonesia
-
Industri Kripto Makin Matang, Upbit Perkuat Keamanan dan Kolaborasi dengan Regulator
-
Kurs Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Gubernur BI Ungkap Strategi Ekonomi
-
Kemenhub Ungkap Kondisi Pesawat Kargo Pelita Air, Layak Terbang?
-
Kemenhub: Pilot Pesawat Kargo BBM Pelita Air Meninggal Dunia
-
Perjanjian Tarif Resiprokal RI-AS Diketok, Ini Kata Pengamat
-
Perusahaan Indonesia dan AS Teken 11 Kesepakatan Bisnis Senilai Rp648 Triliun