Suara.com - Sebanyak 50 unit rumah khusus (rusus) di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, telah diselesaikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ke-50 unit rusus tersebut menelan biaya Rp 6,07 miliar dan diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
"Pemerintah terus fokus membangun infrastruktur dan perumahan untuk memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat termasuk di daerah. Kehadiran rumah yang layak dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto di Jakarta, Senin (25/4/2022).
PUPR sendiri memiliki berbagai program perumahan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Perumahan, yang bertujuan untuk menunjang dan membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat. Hal tersebut dilaksanakan melalui Program Sejuta Rumah, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan baik pemerintah daerah, pengembang, perbankan dan masyarakat.
“Kami (Diretorat Jenderal Perumahan-red) memiliki program pembangunan rumah susun sebagai sarana hunian vertikal, penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) untuk rumah bersubsidi, Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang sering disebut Bedah Rumah oleh masyarakat dan pembangunan rumah khusus. Kami berharap, setiap masyarakat di Indonesia bisa menghuni rumah yang layak huni,” harapnya.
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Recky W. Lahope menerangkan, pihaknya telah melaksanakan proses serah terima pengelolaan penghunian Rusus MBR tersebut kepada pemerintah daerah setempat untuk dikelola.
Prosesi serah terima ditandai penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) pengelolaan Rususyang dilaksanakan oleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I, Recky W. Lahope kepada Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus, Faharuddin dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Pohuwato, Fadli Sanad serta masyarakat penerima bantuan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, rusus bagi MBR tersebut dibangun di Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Rusus dibangun dengan tipe 28 couple serta telah dilengkapi prasarana, sarana dan utilitasnya seperti jalan paving dan saluran drainase.
“Bantuan rumah khusus ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di daerah Pahuwato dan dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Total anggaran pembangunan mencapai Rp6,07 miliar,” kata Recky W Lahope.
Baca Juga: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono: Tol Lampung Siap Dilalui Pemudik Lebaran Tahun Ini
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga menyatakan, pihaknya mengucapkan terima kasihnya kepada Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR yang telah membangun rumah khusus untuk masyarakatnya.
“Rusus ini akan dihuni masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga mereka bisa lebih fokus untuk mencari nafkah bagi keluarganya,” ujarnya.
Berita Terkait
-
PUPR Gandeng Bank Mandiri Salurkan Dana Program Perumahan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
-
Menteri PUPR Basuki: Jalan Tol Trans Sumatera Sudah Siap 100 Persen Dilalui Pemudik
-
Kementerian PUPR Gelontorkan Rp 264 Miliar di Tahun Ini untuk Perbaiki Jalan dari PPU ke IKN Nusantara
-
Kemenhub Umumkan Sejumlah Titik Kemacetan di Purwokerto - Jakarta, Hindari Mudik 28 April
-
Pembangunan IKN Nusantara Sebagian Besar Pakai Batu dari Sulteng
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara