Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengklaim, berdasarkan pemantauan, angkutan Lebaran di Pelabuhan Merak (Banten) dan Bakauheni (Lampung) berjalan baik dan terkendali.
"Alhamdulillah pada pemantauan angkutan Lebaran tahun 2022 di Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Bakauheni berjalan baik serta terkendali, dan cuaca sangat bagus," ujar Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono, di Bakauheni, Lampung, Rabu (27/4/2022).
Menurut Djoko Sasono, berdasarkan penjelasan dari rekan-rekan di Merak dan Bakauheni semoga memang ada distribusi masyarakat yang melakukan mudik, sehingga sampai saat ini semua berjalan dengan baik dan terkendali.
"Harapannya sebagaimana yang selalu kita inginkan adalah mudik ini berjalan dengan baik serta tidak ada puncak yang ekstrem, dan cuaca juga semoga terus baik," ujar dia.
Sehingga, perjalanan para pemudik bisa berlangsung aman, selamat, dan tentu diharapkan terdapat suatu pengalaman baru setelah masa pandemi.
"Perkiraan ada kondisi puncak dari pemudik memang secara jadwal memungkinkan, mengingat pada Jumat 29 April 2022 dimulainya cuti bersama yang tentunya ini menjadi salah satu perhatian kita untuk mengawal, agar hal ini menjadi suatu puncak yang untuk bisa dikendalikan," kata Sekjen Kemenhub tersebut.
"Pemantauan sampai dengan pagi hari ini, Rabu (27/4), menunjukkan adanya satu pola yang memang random, dan ada suatu pergeseran yang diharapkan dari perjalanan malam bisa mengalihkan pada perjalanan pagi dan siang. Dengan demikian diharapkan penumpukan yang selama ini kita waspadai tidak terjadi," sambung dia.
Ia berharap, meski dengan berbagai rintangan selama momen mudik, namun dirinya melihat para petugas sudah sangat sigap dengan harapan bahwa hal ini memang kerja bersama-sama dan saling bergotong royong.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Arus Lalu Lintas di Kota Solo Mulai Meningkat, Terjadi Kenaikan Sebanyak 68 Persen
Berita Terkait
-
Sopir Bus AKAP Senang Akhirnya Ada Mudik Lagi
-
Cerita Porter Terminal Pulo Gebang: Raup Rezeki di Tengah Arus Mudik 2022, Dibayar Seikhlasnya
-
Termasuk di Bekasi dan Karawang, Ini 12 Daerah di Jabar yang Rawan Macet Saat Mudik Lebaran 2022
-
Info Mudik Lebaran 2022, Ini Tiga Jalan Rawan di Probolinggo yang Patut Diwaspadai
-
Tim Polisi Khusus Awasi Perumahan di Malang yang Ditinggal Mudik Lebaran
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta