Suara.com - PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI), perusahaan jasa pengiriman tetap melayani pengiriman barang selama libur lebaran. Tiki akan tetap membuka gerai hingga melakukan pengiriman selama libur lebaran ini.
Direktur Utama TIKI, Yulina Hastuti, mengatakan meski tetap melakukan pengiriman naum pihaknya haru mengatur waktu pengiriman, seiring adanya kebijakan pemerintah soal pengaturan jalan selama mudik.
"Namun begitu mengingat libur Lebaran, arus lalu lintas akan sangat padat terlebih dengan diberlakukannya aturan one way dan ganjil genap, kami menyarankan konsumen agar dapat mengatur jadwal pengirimannya, sebisa mungkin lebih awal mengirimkan paketnya," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Jumat (29/4/2022).
Yulina menargetkan pertumbuhan volume kiriman sebesar 15 persen di Bulan Ramadhan tahun ini. Untuk melayani kebutuhan pengiriman masyarakat, TIKI telah mempersiapkan rencana untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan menguntungkan bagi konsumennya.
TIKI memiliki beragam promosi diskon untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri antara lain promo tarif hemat untuk pengiriman dari Jabodetabek ke beberapa kota tujuan, promo diskon ongkir 10% untuk produk ONS (Over Night Service), REG (Regular) dan ECO (Economy), serta kerjasama dengan aplikasi WeHelpYou untuk promo diskon ongkir 50% dengan syarat dan ketentuan berlaku.
"Selain memberikan berbagai promo menarik, hal terpenting yang menjadi fokus kami adalah memastikan kualitas pelayanan kami mulai dari proses booking, hingga ketepatan waktu pengiriman. Saat ini kami telah memiliki berbagai pilihan yang akan semakin mempercepat dan mempermudah proses booking," katanya.
Dalam hal operasional, TIKI akan memfokuskan pada keamanan dan ketepatan waktu pengiriman. Perusahaan telah menyiapkan berbagai moda transportasi mulai dari trucking, pesawat freighter maupun pesawat carter.
TIKI juga menyiapkan kapasitas dan pemetaan tim opeasional baik di gerai, gudang dan kurir lapangan. TIKI juga memaksimalkan pemanfaatan sistem teknologi untuk mempercepat dan mempermudah pekerjaan tim operasional.
"Kami akan memaksimalkan operasional kami untuk dapat mengirimkan paket dan barang Kami memprediksi volume barang kiriman di Bulan Ramadhan ini akan mengalami peningkatan hingga 10% dibandingkan Bulan Ramadhan tahun 2021 lalu," pungkas Yulina.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Jasa Pengiriman Motor di Stasiun Kampung Bandan Diserbu Pemudik
Berita Terkait
-
Kepadatan Meningkat Lima Persen, Libur Lebaran Dishub Jogja Berlakukan Skema Buka Tutup
-
ASN di Bukittinggi Dilarang Gunakan Kendaraan Dinas Saat Libur Lebaran
-
Menjelang Libur Lebaran, Permintaan Hotel Telah Naik 13 Persen
-
Masih Renovasi, TMII Kembali Buka 30 April-8 Mei, Pengunjung Dibatasi 25 Persen
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan
-
Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital
-
Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan
-
Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman
-
Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram
-
Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI
-
Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin
-
IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego
-
Gen Z Ramai Pakai Fintech, Tapi Minim Literasi
-
Krisis Timur Tengah Alihkan Fokus AS, Dominasi Cina di Laut Cina Selatan Kian Mengancam