Suara.com - Pabrikan otomotif asal Jerman, Mercedes-Benz sedang mencari alternatif energi dan bekerja sama dengan pihak berwenang di Jerman jika Rusia memangkas pengiriman gas.
"Setiap perusahaan mencari opsi untuk untuk mendiversifikasi sumber energi," kata Chief Executive Ola Kaellenius sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat (29/4/2022).
"Masih terlalu dini untuk mengatakan dengan tepat skenario mana yang akan terjadi, tetapi tentu saja kami melihat ini dengan hati-hati," lanjutnya.
Untuk informasi, Gazprom yang merupakan perusahaan pemasok gas asal Rusia memangkas pasokan gas ke Polandia dan Bulgaria pekan ini dan mengancam akan melakukan hal yang sama ke negara lain.
Mercedes-Benz saat ini memiliki pabrik di Jawor, Polandia, dan di Kecksemet, Hongaria.
Pemangkasan pasokan gas tersebut dilakukan Rusia untuk membalas saksi dari negara Barat atas invasi Moskow ke Ukraina.
Sebelumnya, Chief Financial Officer Mercedes Harald Wilhelm mengatakan, perusahaan membutuhkan pabrik gas untuk pemanas dan toko cat.
Analisis Reuters menunjukkan bahwa lebih dari setengah dari energi yang dikonsumsi Mercedes berasal dari bahan bakar fosil dengan bongkahan terbesar dari gas alam.
Baca Juga: Parlemen Kanada Sepakat 'Melabeli' Rusia Pelaku Genosida
Berita Terkait
-
Melalui Saluran Telepon, Jokowi Bahas Solusi Damai Perang Rusia-Ukraina dengan Sejumlah Pemimpin Negara
-
Ukraina Minta Bantuan Persenjataan dari Indonesia, Jokowi Undang Volodymyr Zelenskyy dan Vladimir Putin Hadiri KTT G20
-
4 Akibat Krisis Iklim dari Energi Fosil yang Harus Kamu Tahu, Bikin Suhu Bumi Meningkat!
-
5 Posisi Lemari Pakaian yang Membawa Energi Positif Menurut Fengsui
-
Parlemen Kanada Sepakat 'Melabeli' Rusia Pelaku Genosida
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
Terkini
-
Pulihkan Layanan Dasar, Kementerian PU Percepat Rehabilitasi Sanitasi Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Juli Mulai Jual Beli, Proyek Pipa Gas Cisem II Ditargetkan Rampung Maret 2026
-
Indonesia-Inggris Resmi Teken Kemitraan Strategis EGP di London
-
Pipa Gas TGI Meledak, ESDM Jamin Produksi Lapangan Migas Rokan Bisa Operasi Lusa
-
Jamkrindo Syariah Beberkan Strategi Bisnis di 2026
-
Bos BI Akui Pencalonan Keponakan Prabowo Jadi Sentimen Rupiah Anjlok
-
Akselerasi Ekonomi Digital: Inovasi dan Kolaborasi Jadi Kunci Pertumbuhan Inklusif Indonesia
-
Muara Sungai Jadi Kunci Pengendalian Banjir, Kementerian PU Turun Tangan
-
Bansos BPNT Tahap 1 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tahun Ini
-
Bos BI Tak Mau Ikut Campur Soal Pencalonan Deputi Gubernur BI