Suara.com - Akselerasi pembangunan infrastruktur di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo dinilai berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Inovasi yang dihadirkan Jokowi membuat perekonomian masyarakat semakin bergeliat.
Hal itu diakui Wakil Bupati Majene Aris Munandar, dia mengatakan pembangunan infrastruktur Jokowi membuat perekonomian daerah meningkat. Sebab infrastruktur yang memadai dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan sehingga mempercepat jalur logistik.
Terlebih imbas dari pembangunan infrstruktur Jokowi, kata dia, dapat dengan baik menggerakkan ekonomi kerakyatan. Bahkan turut mendorong mendorong peningkatan dalam sektor industri pariwisata dan bisnis lokal.
“Karena Pak Jokowi ini sangat kosentrasi mulai dari desa, sampai ke kabupaten kami bisa melihat bahwa ini akan membawa dampak baik terhadap perekonomian,” ujar Aris, ditulis Kamis (5/5/2022).
Aris menyebut alokasi anggaran yang ditetapkan Pemerintahan Jokowi mencukupi kebutuhan anggran Pemerintah Daerah (Pemda). Menurut dia dana dari Pemerintah Pusat juga mampu mengakomodasi semua program yang disiapkan Pemda.
“Karena untuk suplai-suplai mulai dari pendanaan, APBN itu dilimpahkan kepada daerah dalam bentuk APBD sudah sangat mencakup mengakomodir terhadap usulan-usulan kami," ucap Aris.
Untuk itu, dia menilai, upaya kemajuan bangsa yang dimulai dari pembangunan daerah telah dengan rapih dijalankan Jokowi. Menurut dia sebenarnya visi pembangunan infrastruktur Jokowi cukup sederhana namun mampu menciptakan kebermanfaatan jangka panjang.
Aris percaya .elalui mekanisme yang sudah dibentuk Pemerintahan Jokowi, sekarang saat ini upaya pembangunan daerah bisa digenjot lebih cepat. Sehingga manfaatnya yang dihadirkan dapat langsung dirasakan masyarakat.
“Kami perpanjangan dari pemerintah pusat ini apa yang dilakukan oleh kebijakan Pak Jokowi ini terhadap pemerataan pembangunan ini kami tindak lanjuti dengan baik,” pungkas Aris.
Baca Juga: Jokowi Pangku La Lembah Manah Adik Jan Ethes, Paras Cantik Jadi Sorotan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok