Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero mencatat volume penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen sebanyak 15.800 orang atau 74 persen dari total tempat duduk yang tersedia sebanyak 21.300 kursi.
Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menyebutkan untuk melayani penumpang di Stasiun Pasar Senen, pihaknya mengoperasikan 29 kereta api (KA), 3 KA di antaranya merupakan KA tambahan.
"Untuk Stasiun Pasar Senen terdapat 29 KA beroperasi, tiga KA di antaranya merupakan KA tambahan," kata Eva dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.
PT KAI juga mencatat puncak kepadatan volume penumpang keberangkatan Stasiun Gambir dan Pasar Senen terjadi mulai tanggal 27 April sampai dengan 1 Mei 2022. Pada kurun waktu tersebut, keterisian (okupansi) penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) yang berangkat dari area Daop 1 Jakarta mencapai 100 persen.
Untuk hari ini, Kamis (5/4) di Stasiun Gambir terdapat 36 KA beroperasi, dari jumlah tersebut 8 di antaranya merupakan KA tambahan. Adapun volume penumpang berangkat sebanyak 10.600 atau 60 persen dari total tempat duduk yang tersedia sebanyak 17.600 kursi.
"Sebanyak 458.300 tiket terjual untuk keberangkatan periode 22 April sampai dengan 5 Mei," katanya.
Adapun relasi yang banyak dipilih pengguna di antaranya tujuan Yogyakarta, Solo, Kutoarjo, Purwokerto, Kebumen, Tegal, Semarang, Surabaya, Malang, Cirebon, dan Bandung.
"Keberangkatan penumpang dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, secara total pada tanggal 5 Mei 2022 terdapat 28.700 penumpang yang berangkat dari seluruh stasiun KA jarak jauh di area Daop 1 Jakarta. Dari jumlah tersebut dapat dikatakan volume keberangkatan dari area Daop 1 Jakarta masih cukup tinggi," kata Eva.
Eva juga mengimbau calon pengguna yang masih akan mudik pasca-Lebaran dan baru akan memesan tiket dapat melakukan pengecekan ketersediaan jadwal dan bertransaksi melalui aplikasi KAI Access.
Baca Juga: LIVE STREAMING: Suasana Stasiun Senen Mulai Dipadati Pemudik
Sementara untuk kedatangan penumpang dari daerah lain tujuan Daop 1 Jakarta saat ini sudah mulai terdapat peningkatan, secara total untuk hari ini Kamis (5/5) terdapat sekitar 38.400 penumpang yang akan turun di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Jatinegara, Bekasi, Cikarang, Karawang. dan Cikampek.
"Sampai dengan tanggal 10 Mei 2022 volume penumpang yang datang di Daop 1 Jakarta masih cukup tinggi, antara 30.000 sampai dengan 38.000 penumpang," kata Eva.
Sementara itu, pantauan di Stasiun Senen hingga Kamis malam pukul 21.00 WIB masih terlihat ramai oleh penumpang yang berangkat maupun kedatangan.
Sejumlah penumpang tampak mengantre di pintu masuk keberangkatan, sejumlah lainnya tampak menunggu di kursi tunggu penumpang stasiun. Pemerintah memprediksi puncak arus balik terjadi pada 6 hingga 8 Mei 2022. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
8 Kereta Batal Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir Hari Ini, Ada KA Brantas hingga Parahyangan
-
10 Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Dunia, Terbaru Tabrakan KA vs KRL di Bekasi Timur
-
KAI Catat Rekor Lebaran 2026, Layani 5,08 Juta Penumpang
-
PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya
-
H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025
-
Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit
-
Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui