News / Internasional
Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB
Kecelakaan KA vs KRL Bekasi. (Antara)
Baca 10 detik
  • KAI menanggung biaya perawatan dan pemakaman seluruh korban tragedi maut di Stasiun Bekasi Timur.

  • Sebanyak 14 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka dalam insiden tersebut.

  • Sejarah mencatat kecelakaan kereta paling mematikan di dunia terjadi akibat tsunami di Sri Lanka.

Suara.com - Hingga Selasa (28/4/2026) sebanyak 14 orang dinyatakan meninggal dunia dalam kecelataan mematikan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur. Selain itu ada 84 orang lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tragis tersebut.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi telah menyampaikan rasa duka mendalam bagi seluruh pihak terdampak.

Proses evakuasi saat ini sedang diupayakan secara maksimal dengan melibatkan berbagai tim penyelamat di lapangan.

Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo. (Suara.com/Lilis Varwati)

Prioritas utama petugas adalah melakukan tindakan medis cepat bagi penumpang yang masih dalam kondisi kritis.

Langkah penyelamatan dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat beberapa korban terjepit di lokasi yang sulit.

Koordinasi intensif terus berjalan antara tim medis, Basarnas, serta jajaran internal KAI guna mempercepat proses penanganan.

Sejumlah kerabat korban kecelakaan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi menunggu kabar di ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa]

KAI memastikan bahwa hak-hak seluruh korban, baik yang meninggal maupun luka, akan terpenuhi secara menyeluruh.

Setiap individu yang menjadi korban dipastikan mendapatkan perawatan terbaik di rumah sakit rujukan terdekat.

Rekam Jejak Tragedi Kereta Global

Baca Juga: KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Petugas membawa tabung oksigen saat evakuasi kecelakaan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dengan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Paramayuda/sgd/agr]

Insiden di Bekasi Timur menambah daftar panjang catatan kelam sejarah perkeretaapian yang pernah terjadi di dunia.

1. Sri Lanka

Dikutip dari berbagai sumber, tsunami Samudera Hindia pada 2004 silam tercatat sebagai pemicu kecelakaan kereta paling mematikan di Sri Lanka.

Sebanyak 1.700 nyawa melayang setelah kereta "Ratu Laut" dihantam gelombang saat pintu gerbong terkunci rapat.

2. India

India juga memiliki catatan kelam pada 1981 ketika kereta di Bihar terjatuh ke Sungai Bagmati.

Load More