Suara.com - Partisipasi korporasi dalam upaya transformasi digital bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan mempercepat terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Indonesia. Hal ini juga menjadi agenda prioritas dalam presidensi G20 di tahun 2022 untuk mendorong inklusi ekonomi dan keuangan.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan mengatakan ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,01% pada triwulan I 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu (Year on Year). Keberhasilan dalam pertumbuhan ekonomi di masa pasca pandemi ini tidak terlepas dari andil sektor UMKM, dimana lima lapangan usaha di dalam UMKM berkontribusi sebesar 65% tehadap Product Domestic Bruto (PDB) Indonesia.
“Sudah menjadi tugas kita bersama untuk terus mengembangkan UMKM menjadi semakin berdaya saing dan adaptif serta inovatif dalam menghadapi perubahan yang terjadi,” kata Oke saat membuka kegiatan Pelatihan UMKM Bagi Entrepreneur Muda Lokal di Jayapura yang dilaksanakan oleh Kemendag bersama Staf Khusus Kepresidenan RI, Yayasan Kitong Bisa, Sampoerna Retail Community (SRC), dan PT Freeport Indonesia ditulis Selasa (24/5/2022).
Oke meneruskan pandemi COVID-19 juga mendorong terjadinya perubahan pola konsumsi masyarakat dalam berbelanja yakni melalui daring atau online. Oleh karena itu, salah satu cara untuk meningkatkan daya saing UMKM di masa pemulihan pasca pandemi ini adalah dengan percepatan transformasi digital.
“Pemerintah terus mendorong agar para pelaku usaha retail tradisional mampu beradaptasi dan mengadopsi perkembangan di era digital ini. Untuk mewujudkan hal ini dibutuhkan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk korporasi supaya terjadi transfer knowledge dan edukasi secara lebih luas dan merata kepada lebih banyak UMKM di Indonesia,” ujar Oke.
Ia menambahkan bahwa pihaknya mendukung kegiatan kolaboratif antara pemerintah dan swasta, dalam hal ini PT HM Sampoerna Tbk. untuk memberikan pelatihan dan pembinaan kepada UMKM.
“Melalui acara pelatihan di Jayapura ini, Sampoerna berbagi pengetahuan mengenai cara mengaplikasikan inovasi dalam melakukan kegiatan usaha retail antara lain dengan memanfaatkan teknologi dalam pelayanan, stok barang, dan penggunaan katalog digital,” imbuhnya.
Setelah memberikan dukungan digitalisasi bagi UMKM di beberapa kota di Indonesia berupa aplikasi AYO SRC, kini Sampoerna turut memperkenalkan aplikasi tersebut di Papua melalui komunitas toko kelontong, Sampoerna Retail Community (SRC).
Setelah bergabung dalam jaringan SRC, toko kelontong mencatat kenaikan omzet hingga 54%. Hal ini menunjukkan pentingnya dukungan dan kolaborasi dengan pihak swasta dalam mengembangkan UMKM.
Baca Juga: Sandiaga Dipercaya Dapat Pulihkan Ekonomi Hingga Kembangkan UMKM
Staf Khusus Kepresidenan RI, Billy Mambrasar, juga menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah dengan swasta merupakan amanah Presiden Joko Widodo (Jokowi), termasuk di dalamnya dalam rangka penguatan UMKM. Semangat ini digaungkan pada momen Indonesia sebagai Presidensi G20 dan B20 tahun 2022.
Billy berharap, ke depannya, pengembangan sumber daya manusia pelaku UMKM tidak hanya berpangku pada pemerintah pusat dan daerah saja, melainkan juga menjadi tanggung jawab korporasi atau swasta untuk terlibat didalamnya. Hal itu diperlukan untuk mempercepat perkembangan UMKM, khususnya dalam melakukan transformasi digital untuk menciptakan ekonomi inklusif.
“Untuk itu, kami mengapresiasi inisiatif Sampoerna yang berkomitmen untuk membentuk kurikulum pelatihan, khususnya buat pengusaha muda di Papua. Saya yakin teman-teman punya usaha akan berkembang. Manfaatkan ekosistem yang ada yaitu Kemendag, Sampoerna, Papua Muda Indonesia, supaya UMKM dan pengusaha muda Papua semakin maju,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim