- Kementerian ESDM memulihkan jaringan listrik terdampak banjir di Sumatera Barat, Utara, dan Aceh secara bertahap, menurut Rudy Sufahriadi.
- Pemulihan listrik di Sumatera Utara berjalan cepat, dengan 83 persen gardu distribusi dan 94 persen beban listrik telah normal kembali.
- Sistem kelistrikan Sumatera Barat berhasil dinormalkan, mengembalikan aliran listrik untuk 99 persen pelanggan yang sebelumnya terdampak.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mengupayakan pemulihan jaringan listrik di tiga provinsi Sumatera yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Adapun tiga wilayah yang terdampak, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Ketua Tim ESDM Siaga Bencana, sekaligus staf khusus Menteri Bidang Percepatan Penyelesaian Permasalahan Hukum Sektor ESDM Kementerian ESDM, Rudy Sufahriadi, mengatakan pemulihan jaringan listrik di wilayah itu dilaksanakan secara bertahap.
"Tim PLN terus bekerja untuk memulihkan listrik di wilayah terdampak bencana," kata Rudy lewat keterangannya pada Jumat (5/12/2025).
Untuk Aceh, sejak tanggal 4 Desember, sebanyak 759.173 atau 52 persen pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik, dari sebanyak 1.471.201 pelanggan yang terdampak.
Setidaknya dari 134 dari 300 penyulang atau jalur utama jaringan listrik yang terdampak telah dipulihkan.
Kemudian 52 persen gardu distribusi atau sekitar 7.596 dari 14.237 gardu telah beroperasi kembali.
Lalu, beban listrik yang sempat padam sebesar 358,8 MW telah pulih sebanyak 162,87 MW (45 persen).
"Kemudian di Sumatera Utara, pemulihan berjalan lebih cepat," kata Rudy.
Baca Juga: Target 2026: Kementerian ESDM dan Danantara Matangkan Uji Kelayakan 18 Proyek Hilirisasi
Di Sumatera Utara, dari 103 penyulang yang terdampak, sebanyak 96 di antaranya telah kembali menyala.
Sementara dari 4.537 gardu distribusi yang padam, sebanyak 3.778 gardu atau 83 persen telah dipulihkan.
Kemudian beban listrik yang sempat padam sebesar 264,13 MW atau 94 persen di antaranya telah kembali normal.
Tercatat, dari 544.048 pengguna yang terdampak di Sumatera Utara, sebanyak 473.366 pelanggan telah kembali menerima aliran listrik.
Lalu, untuk Sumatera Barat sistem kelistrikan telah berhasil dinormalkan, dari 74 penyulang terdampak.
Rudy mengatakan, seluruhnya sudah kembali menyala (100 persen). Selain itu, sebanyak 2.284 gardu distribusi (99 persen) telah dipulihkan dari 2.302 gardu distribusi yang terdampak.
Berita Terkait
-
Daftar Perusahaan Tambang Emas dan Batu Bara yang Beroperasi di Sumut, Aceh, Sumbar
-
Aturan Pengelolaan Sumur Rakyat Dinilai Beri Peluang Cuan Bagi Ekonomi Daerah
-
Banjir-Longsor Melanda Sumatera, ESDM Sebut Lokasi Tambang Jauh dari Titik Bencana
-
ESDM Bicara Kapan Jaringan Listrik Hingga BBM di Wilayah Terdampak Banjir Sumatera Kembali Normal
-
Menko Airlangga: Gempuran Mobil Listrik Paksa Produsen Konvensional Banting Harga
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya