Suara.com - Sejumlah perusahaan industri China mengalami penurunan laba dalam dua tahun, pada April kemarin usai terdampak kenaikan harga bahan baku dan rantai pasokan yang berantakan akibat pembatasan sejak wabah COVID-19.
Biro Statistik pada Jumat (27/5/2022) menyebut, laba turun 8,5 persen usai kenaikan 12,2 persen pada Maret menurut perhitungan Reuters berdasarkan data resmi. Penurunan tersebut merupakan yang terbesar sejak Maret 2020.
Produksi industri dari pusat komersial Shanghai, yang terletak di jantung manufaktur di Delta Sungai Yangtze, menukik turun sebesar 61,5 persen pada April, di tengah penguncian penuh dan jauh lebih curam daripada penurunan 2,9 persen secara nasional.
Laba perusahaan-perusahaan industri tumbuh 3,5 persen tahun-ke-tahun menjadi 2,66 triliun yuan (395,01 miliar dolar AS) untuk periode Januari-April, melambat dari kenaikan 8,5 persen dalam tiga bulan pertama, kata biro statistik.
Negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu mengalami pertumbuhan aktivitas yang sangat lemah bulan lalu, karena ekspor kehilangan momentum dan sektor properti goyah.
Pada Rabu (25/5/2022), Perdana Menteri Li Keqiang mengakui pertumbuhan ekonomi yang sangat lemah dan mengatakan kesulitan ekonomi di beberapa aspek lebih buruk daripada 2020 ketika ekonomi pertama kali dilanda wabah COVID-19.
"Kita harus berusaha untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang wajar pada kuartal kedua, menurunkan tingkat pengangguran sesegera mungkin, dan menjaga operasi ekonomi dalam kisaran yang wajar," kata Li, dikutip via Antara.
Belum lama ini, China juga memotong suku bunga pinjaman acuan untuk pinjaman korporasi dan rumah tangga selama dua bulan berturut-turut dan menurunkan suku bunga acuan hipotek (KPR) untuk pertama kali dalam hampir dua tahun.
Pemerintah juga berjanji akan mengupayakan agar ekonomi tidak goyah. Para analis saat ini telah menurunkan perkiraan pertumbuhan setahun penuh mereka, mencatat pemerintah tidak menunjukkan tanda-tanda melonggarkan kebijakan "nol-COVID".
Baca Juga: Kuartal I 2022, SMGR Catatkan Kenaikan Laba Bersih 10,6 Persen Menjadi Rp498 Miliar
Liabilitas di perusahaan-perusahaan industri melonjak 10,4 persen dari tahun sebelumnya pada akhir April, sedikit lebih lambat dari pertumbuhan 10,5 persen pada akhir Maret.
Data laba industri mencakup perusahaan-perusahaan besar dengan pendapatan tahunan lebih dari 20 juta yuan dari operasi utama mereka. (1 dolar AS = 6,7340 yuan China)
Berita Terkait
-
Sebut Pidato Bang Yos tentang TKA China akan Kuasai Indonesia Ngawur, Ini 3 Pernyataan Menohok Grace Natalie
-
Apa Arti Cuan? Istilah Hokkian yang Kini Kerap Dipakai Sehari-hari
-
Tak Bisa Keluar Selama Lockdown, Dua Warga Jepang Tewas di Shanghai
-
All-New Chevrolet Tracker RS, SUV Dimensi Kecil untuk Pasar China
-
Kuartal I 2022, SMGR Catatkan Kenaikan Laba Bersih 10,6 Persen Menjadi Rp498 Miliar
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!
-
Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking
-
IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa
-
Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H
-
Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz