Suara.com - Media sosial diramaikan dengan sebuah unggahan video yang memperlihatkan sebuah proyek jalan yang rusak karena sudah dilalui warga saat semen belum kering.
Padahal, jalan tersebut disebut-sebut sudah lama rusak dan dalam perbaikan yang belum lama ini terealisasi. Unggahan video itu viral di Facebook sebelum akhirnya diunggah ulang akun Instagram Portalsemarang.
Dalam unggahannya tersebut ia memperlihatkan kondisi Jalan Kedungwungu, Kabupaten Grobogan yang baru dicor namun pengendara sepeda motor nekat melewatinya.
Dampaknya, jalan tersebut kembali rusak parah hingga nampak kembali berlubang. Perekam video juga menyebut bahwa jalan itu belum satu hari setelah pengecoran.
"Ini jalan semakin parah ini, ini pengguna jalan pada enggak mau ribet. Ini hasil dua jam sudah kayak begini. Nanti kalau sudah sehari malah remuk," ucap perekam.
Mengutip dari Yoursay, proyek jalan di Kedungwungu itu sudah lama rusak dan pengguna jalan menantikan cukup lama untuk perbaikan terealisasi.
Sayangnya, perilaku yang buruk dari para pengguna jalan membuat mereka merugikan diri sendiri dan banyak orang.
Padahal di depan jalan yang dicor ini sudah diberikan palang untuk memberitahu pengendara agar melewati jalur alternatif lain. Palang yang dipasang malah dibuang oleh pengendara yang melaluinya.
"Nunggu jalan dibangun puluhan tahun baru terealisasi, eh pas dibangun kok ya ada saja orang kayak begini ya mbah? Sudah dipalangin dibuangin. Padahal masih ada jalan alternatif," tulis pengunggah melalui akun Facebook terkait.
Baca Juga: Viral Video Tubuh Lelaki Ditarik Orangutan, Diduga Sengaja Lewati Pagar Pembatas Demi Konten
Tak sedikit warganet mengatakan jika warga sekitar memang tidak membutuhkan jalan yang layak sehingga saat ada pembangunan saja dirusak.
"Giliran jalannya enggak direnovasi banyak tuntutan, pas direnovasi malah di rusak," tulis netizen.
"Mngko nyalahke pemerintah dikiro dalane ra didandani, geleh wes dicor ngenteni gareng ae kok dora sabar," tulis akun Alamsyah.
"Warga marah-marah jalan jelek, giliran sudah dibenarin malah diterobos, keren," timpal warganet yang lain.
Berita Terkait
-
Viral di IG Video Oknum Diduga Pejabat Kantor Pajak Pukuli Bawahan Sampai Jatuh ke Lantai
-
Pertama Kali ke Rumah Pacar, Disambut Sekeluarga Diiringi Gending Jawa
-
Cewek 'Kabur' saat Pacar Telat Oper Gigi Motor di Tanjakan, Endingnya Kena Karma Telak
-
Pernah Cemas Bagaimana Indonesia Tanpa Dirinya, Megawati Malah 'Dikuliti' Pemuda Ini: Ibu Nggak Usah Khawatir...
-
Struk Tagihan Resto Pria Ini Lebih Rp350 Juta, Netizen: Coba Googling Aja Jenis Minumannya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Program Gentengisasi Prabowo Dongkrak Permintaan Genteng di Sentra Majalengka
-
Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan
-
Terbaru! Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
OJK Jatuhkan Denda Rp5,6 Miliar dalam Kasus IPO POSA, Benny Tjokro Disanksi Seumur Hidup
-
Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan, Volume Perdagangan Spot Tembus Rp24,33 triliun
-
Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Cerminkan Perbaikan Ekonomi dan Administrasi
-
Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha