Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini dibuka menguat tipis ke level 6.944 setelah pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup pada level 6.936
Mengutip data RTI, Senin (20/6/2022), IHSG dibuka ke posisi 6.992 dengan naik 7,3 basis poin atau menguat 0,11 persen.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 WIB, laju IHSG terus bergerak nail hingga ke posisi 6.953 atau telah menguat 0,23 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat pada awal perdagangan indeks ini naik 3,8 basis poin atau menguat 0,39 persen menuju level 1.001.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 405 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp225 miliar dan volume transaksi mencapai 18 ribu kali.
Sebanyak 154 saham menguat, 82 saham melemah dan 233 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya memproyeksi IHSG hari ini mampu berbalik arah menguat. Pasalnya, ekonomi RI masih stabil sejauh ini.
"Stabilnya perekonomian dalam negeri masih mampu menopang pola gerak IHSG," kata William dalam analisanya.
Selain itu, sejumlah emiten juga sedang membagi dividen kepada investor. Hal itu, kata William, akan menarik minat pasar untuk berinvestasi di pasar saham.
Baca Juga: Sepanjang Pekan Ini, IHSG Anjlok 2,11 Persen
"Beberapa emiten membagi dividen tentunya masih dapat mendorong minat investasi, hari ini IHSG berpotensi menguat," jelas William
Hari ini, William memprediksi IHSG berada dalam rentang support 6.888 dan resistance 7.074.
William menjagokan saham PWON, SMRA, ASRI, BSDE, APLN, UNVR, HMSP, BBCA, dan SCMA untuk dapat dicermati pelaku pasar pada perdagangan hari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
-
Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan
-
Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit
-
Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?
-
Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi
-
Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban
-
Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?
-
Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%
-
Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan