Suara.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kembali bernapas. Maskapai penerbangan BUMN itu dinyatakan menang PKPU usai mayoritas kreditur menyetujui proposal damai atas utang yang mencapai Rp142 triliun.
Jumlah itu tertuang dalam daftar piutang tetap (DPT) yang dirilis per 14 Juni 2022, terdiri dari DPT perusahaan lessor senilai Rp104,37 triliun, DPT perusahaan nonlessor senilai Rp34,09 triliun, dan DPT preferen senilai Rp3,95 triliun.
Beberapa saat lalu, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra merincikan tiga mekanisme pelunasan utang Garuda berdasarkan jumlahnya.
Pertama, Garuda akan membayar langsung utang untuk kreditur di bawah Rp255 juta menggunakan kas perusahaan. Sedangkan bagi kreditur dengan utang tas Rp255 juta, Garuda akan membayar dengan cara mengeluarkan surat utang.
Terakhir, bagi perusahaan atau BUMN, Garuda Indonesia menawarkan penyelesaian melalui perpanjangan masa pembayaran hingga 22 tahun dengan bunga 0,1% per tahun.
"Untuk Rp255 juta ke atas, (pemegang) sukuk, dan lessor akan memperoleh kupon debt baru sebesar US$825 juta dan saham 330 juta dolar AS," kata Irfan.
Berikut ini daftar BUMN pemberi utang ke Garuda Indonesia, dikutip dari Warta Ekonomi --jaringan Suara.com
PT Pertamina Rp7,5 triliun
PT Bank Rakyat Indonesia Rp4,6 triliun
PT Bank Mandiri Rp4,3 triliun
PT Bank Negara Indonesia Rp2,3 triliun
PT Gapura Angkasa Rp705 miliar
PT Angkasa Pura II Rp571 miliar
PT Citilink Indonesia Rp26,7 miliar
PT Angkasa Pura Suport Rp15 miliar
PT Angkasa Pura Hotel Rp11 miliar
PT Mandiri Sekuritas Rp5 miliar
PT Jasa Raharja Rp2 miliar
PT Pertamina Bina Medica IHC Rp1,8 miliar
PT Kimia Farma Diagnostika Rp709 juta
PT Sucofindo Rp652 juta
PT PLN Rp629 juta
PT Angkasa Pura Sarana Digital Rp612 juta
PT Angkasa Pura Solusi Rp515 juta
PT Sarinah Rp404 juta
PT Angkasa Pura Cargo Rp393 juta
PT Merpati Nusantara Airlines Rp180 juta
PT Telkom Indonesia Rp146 juta
PT Pos Indonesia Rp131 juta
PT Angkasa Pura Logistic Rp47 juta
PT Pelita Air Service Rp34 juta
PT Angkasa Pura Propertindo Rp21 juta
PT Angkasa Pura Gita Sarana Rp14,7 juta
PT Pindad Enginering Indonesia Rp12,3 juta
Baca Juga: Holding BUMN Jasa Survei Dukung Rencana Sri Mulyani Terapkan Pajak Karbon
Berita Terkait
-
Bertemu Haedar Nashir di Kantor PP Muhammadiyah Selama 1,5 Jam, Ini yang Dibicarakan Erick Thohir
-
Kunjungi Bandara YIA, Erick Thohir Dorong Bandara Jadi Etalase Seni dan Budaya Indonesia
-
Imbas Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda Indonesia, Kejagung Sebut Kerugian Negara Tembus Rp8,8 Triliun
-
Ratusan Massa Geruduk Kementerian BUMN, Minta Dirut MIND ID Dicopot karena Dugaan Korupsi
-
Holding BUMN Jasa Survei Dukung Rencana Sri Mulyani Terapkan Pajak Karbon
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!