Suara.com - Jumlah penualan produk Hyundai Motor Co dan afiliasinya Kia Corp di Amerika Serikat (AS) pada semester I tahun 2022 mengalami perlambatan dan kekurangan chip.
Media Yonhap mengabarkan pada Minggu (3/7/2022), Hyundai dan Kia menjual 702.875 secara akumulasi kedua itu. Hyundai saat ini mengalami penurunan penjualan 13,3 persen menjadi 369.535 unit selama periode yang disebutkan.
Sementara Kia menjual 333.340 unit di AS, juga turun 11,9 persen pada tahun ini. Namun penjualan mobil ramah lingkungan mereka naik 82,1 persen pada periode Januari-Juni menjadi 90.691 unit.
Lebih khusus, kendaraan listrik mereka naik lebih dari empat kali lipat selama periode yang disebutkan menjadi 34.518 unit, dengan penjualan mobil hibrida mencapai 55.902 unit, naik 35,1 persen.
Pada bulan Juni saja, penjualan gabungan mereka turun 8,5 persen dalam setahun menjadi 132.739 unit.
Berita Terkait
-
Punya Toko Online di Ecommerce? Ini Kiat Tingkatkan Penjualan Saat Festival Belanja
-
Investasi Terbesar dalam Sejarah Lamborghini
-
The Best 5 Oto: Hyundai Bentuk Afiliasi di Amerika, Honda ADV 160 Launching, Remote Sensing Pantau Emisi Kendaraan
-
Penjualan Ponsel di Dunia Diperkirakan Turun Tahun Ini
-
Perhatian Warga Kota Pelabuhan, di Balikpapan Cuma Ada 24 Titik Penjualan Hewan Kurban yang Ajukan Izin Kesehatan
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional