Suara.com - Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Juan Harahap menilai dengan tren laju inflasi yang bertambah cepat serta usaha bank sentral untuk meredamnya dengan menekan suku bunga, sudah berdampak pada nilai tukar rupiah.
Namun, kata dia, tekanan rupiah tersebut tentunya akan menguntungkan bagi perusahaan berorientasi ekspor, terutama eksportir batu bara.
“Faktor rupiah tersebut juga akan ditambah faktor positif dari kenaikan harga batu bara yang kembali menguat dan akan bertahan di atas kisaran USD 300/ton, dengan faktor utama dari larangan impor batu bara Rusia oleh negara-negara Eropa,” kata Juan dalam paparan media secara daring, Selasa (12/7/2022).
Pada penutupan perdagangan hari ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup melemah.
Melansir Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, tercatat nilai tukar Rupiah di level Rp14.993 per dolar AS. Pada kemarin (11/7) nilai tukar rupiah ditutup Rp14.969.
Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan hari Selasa ini parkir di zona merah.
Mengutip data RTI, IHSG melemah ditutup melemah tipis 0,06 persen atau melemah 3,8 basis point di level 6.718.
IHSG bergerak variatif dari batas atas di level 6.745 hingga batas bawah pada level 6.708 setelah dibuka pada level 6.732.
Terpantau investor melakukan transaksi sebesar Rp9,36 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,66 miliar saham.
Baca Juga: BI Mulai Dalami Rencana Penerbitan Uang Rupiah Digital
Pada penutupan kali ini, 273 saham menguat 220 terkoreksi, dan 198 saham stagnan. Terpantau, enam dari sebelas indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor kesehatan sebesar 0,58 persen.
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK