Suara.com - Inggris dan aliansi mereka yang melawan langkah militer Rusia kembali memberi sejumlah paket sanksi terkoordinasi terkait Rusia yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pemerintah Inggris dalam keterangan resminya menegaskan, Inggris akan memberlakukan beberapa sanksi baru terhadap impor batu bara dan bahan bakar minyak dari Rusia.
Larangan impor batu bara akan berlaku per tanggal 10 Agustus 2022, sedangkan sanksi untuk impor minyak dari Rusia akan dilaksanakan pada 31 Desember 2022. Pada Kamis (21/7/2022) pagi, larangan impor emas dari Rusia ke Inggris telah berlaku.
"Peraturan ini melarang impor minyak dan produk minyak, batu bara dan produk batu bara dan emas. Ini juga melarang pemberian bantuan teknis, layanan keuangan dan dana, serta layanan perantara terkait produk tersebut," sebut pemerintah Inggris.
Uni Eropa saat ini juga sudah setuju untuk melarang impor emas Rusia, termasuk perhiasan, dan membekukan aset bank terbesar Rusia, Sberbank.
Moskow meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari atas jawaban terhadap permintaan bantuan dari separatis di Donetsk dan Luhansk, di timur wilayah Donbas, ditengah peningkatan serangan oleh pasukan Kiev.
Sputnik-OANA melaporkan, Presiden Rusia Vladimir Putin turut berkomentar terkait sanksi tekanan kepada negerinya.
Dia berulang kali menegaskan bahwa pembatasan yang dilakukan oleh barat, terutama untuk impor minyak dan gas dari Rusia, menjadi bumerang bagi mereka yang telah melaksanakannya.
Baca Juga: Thomas Tuchel Akui Chelsea Masih Perlu Rekrut Pemain Anyar
Berita Terkait
-
Harga Mie Instan Makin Mahal Efek Perang Rusia dan Ukraina
-
Rusia Mengebom Depot Senjata AS di Ukraina
-
Hasil Tur Pra Musim Klub-klub Papan Atas Liga Inggris, City dan Arsenal Moncer, Chelsea Nyungsep
-
Bergabung di NickFest, Ini 6 Rekomendasi Lagu Berbahasa Inggris MONSTA X
-
Thomas Tuchel Akui Chelsea Masih Perlu Rekrut Pemain Anyar
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik
-
Properti Dinilai Tetap Jadi Motor Ekonomi, Asal Tak Didominasi Segelintir Pelaku Usaha
-
Bahlil Buka Suara Nasib Dua Kapal Pertamina yang Terjebak di Selat Hormuz
-
Harga Perak Antam Ambles Parah, Efek 'Super Dollar' Guncang Pasar Logam Mulia
-
Dolar AS Makin Ganas, Rupiah Masih Sakit ke Level Rp16.922
-
Emas Antam Ambruk, Hari Harganya Rp 3.045.000/Gram
-
Presiden Perancis Sebut Serangan ke Iran 'Ilegal', Trump Ancam Boikot Sekutu Barat
-
Tar dan Nikotin Dibatasi, Industri Kretek Nasional Terancam Lumpuh
-
Laba Meroket, Segini Besaran Dividen Maybank Group
-
Eks Bendahara TPN Ganjar-Mahfud Lolos Seleksi Bos OJK