Suara.com - Ulama Habib Rizieq dinyatakan bebas bersyarat dari rumah tahanan Bareskrim Polri Rabu (20/7/2022) lalu. Meskipun berada dalam tahanan, bisnis Habib Rizieq tetap berjalan lancar. Bahkan dia disebut tetap mengeruk pundi-pundi rupiah dari sana, meski tak diketahui jenis bisnisnya.
Walau demikian, Habib Rizieq bebas lebih cepat dari yang diperkirakan. Dia ditahan sejak 12 Desember 2020 dengan ekspirasi akhir 10 Juni 2023 dan habis masa percobaan 10 Juni 2024.
Setelah bebas, Habib Rizieq langsung kembali ke rumahnya di Jalan Petamburan III Jakarta Pusat. Orang-orang terdekat termasuk sang istri langsung menyambutnya di sana.
Habib Rizieq juga sempat membuat kontroversi lantaran setelah bebas dia berujar tentang kondisi negara yang darurat kebohongan. Namun, pernyataan itu tidak ditujukan secara khusus kepada satu figur tertentu.
Seperti diketahui, Habib Rizieq mesti mendekam di penjara setelah dijerat atas dua tindak pidana terkait Kekarantinaan Kesehatan berdasarkan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.
Ia terlibat kasus karantina kesehatan yang terjadi di Petamburan, Jakarta Pusat. Saat itu, Habib Rizieq menggelar acara pernikahan anaknya serta merayakan Maulid Nabi di tengah pandemi Covid-19.
Tindakan pidana karantinaa lainnya berlanjut hingga ke wilayah Megamendung, Bogor. Habib Rizieq dinyatakan menghalangi petugas Covid-19 ketika mengunjungi pesantren miliknya. Berikut ini bisnis Habib Rizieq yang tetap berjalan meski berada di dalam bui.
Meski jarang diketahui, Habib Rizieq memiliki sejumlah aset properti rumah mewah di Jakarta dan mobil kece seperti Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Alphard, hingga Jeep Wrangler Rubicon. Ia juga mengelola sebuah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Mega Mendung Bogor, Jawa Barat.
Selain memiliki aset rumah, bisnis dan koleksi mobil, Habib Rizieq juga menerima dukungan dana dari beberapa teman dan kolega.
Baca Juga: Yakin Rizieq Sudah Kapok Setelah Dipenjara, Arteria PDIP: Sudah Tak Relevan Bicara Masa Lalu
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Viral, Rumah Makan Sayur Asem Gratiskan Makanan Selama Dua Hari Untuk Umum, Bentuk Rasa Syukur Habib Rizieq Bebas
-
Habib Rizieq Bakal Kunjungi Puncak Bogor, Camat Megamendung Minta Masyarakat Menjaga Ketertiban
-
Habib Rizieq Diagendakan ke Megamendung Bogor, Kemenkumham Beberkan Hal Ini
-
Masih Miliki Banyak Pendukung usai Keluar Penjara, Habib Rizieq jadi Sosok Berpengaruh di Pilpres 2024?
-
Yakin Rizieq Sudah Kapok Setelah Dipenjara, Arteria PDIP: Sudah Tak Relevan Bicara Masa Lalu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina
-
Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru