Suara.com - PT Alphanovation Digital Teknindo, perusahaan pengembang layanan point-of-sale (PoS) dengan merek Pawoon mengincar sejumlah pelaku UMKM untuk masuk ke dalam ekosistemnya. Para UMKM juga diharapkan akan semakin melek digital.
Salah satu yang dilakukan adalah dengan menawarkan penggunaan fitur Pawoon Grosir untuk memudahkan para pelaku UMKM dalam pemenuhan kebutuhan bisnis.
"Layanan Pawoon Grosir untuk membantu para pebisnis untuk memesan bahan baku untuk bisnis mereka dengan kualitas terbaik dan harga bersaing," ujar Ivan Ekancono, Chief Commercial Officer Pawoon dalam keterangan persnya kepada media di Jakarta, Rabu (10/8/2022).
Ivan menuturkan, Pawoon Grosir merupakan produk terbaru dari Pawoon yang berfungsi untuk membantu masyarakat dan pelaku bisnis yang sibuk dan tidak memiliki waktu berbelanja secara langsung.
"Nah para pelaku usaha bisa memanfaatkan Pawoon Grosir ini. Caranya mudah, bisa langsung melakukan pemesanan melalui ponsel atau laptop, belanja kebutuhan rumah dan bisnis jadi lebih praktis," katanya.
Pawoon Grosir sendiri bisa digunakan untuk kebutuhan bisnis dan rumah tangga. Tak hanya itu, Pawoon Grosir bisa dimanfaatkan pelaku UKM yang sibuk mengurus bisnisnya, untuk memesan bahan baku usaha mereka.
Selain layanan POS, Pawoon juga memiliki banyak core feature lainnya seperti ragam ekosistem bisnis yang terintegrasi, manajemen operasional, cloud kitchen, delivery sistem, membantu pengajuan KUR, hingga laporan dan analisis keuangan bisnis yang dapat mengembangkan bisnis mereka menjadi usaha yang sukses.
Berita Terkait
-
Dongkrak Keuangan Inklusif, Dompet Digital Dana Gandeng Here Technologies
-
Keberpihakan pada UMKM adalah Salah Satu Prioritas BUMN
-
Bank Indonesia Catat 21 Juta Konsumen Baru Transaksi Digital, Aviana Kelola 180 Juta Transaksi per Bulan
-
Jalan Sehat Hingga Seminar UMKM, Siap Meriahkan HUT RI di Desa Tanjungsari
-
BRImo Terus Dikembangkan untuk Bisa Terkoneksi ke Berbagai Ekosistem Digital
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?