Suara.com - Wings Air (kode penerbangan IW) yang merupakan bagian dari Lion Air Group membantah penghentian operasional penerbangan rute Balikpapan (Kalimantan Timur) - Tanjung Selor (Bulungan, Kalimantan Utara) dan sebaliknya.
Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro menegaskan, penerbangan masih tetap beroperasi secara berjadwal (regular flight) setiap hari sekali, 7 kali dalam seminggu.
"Tidak benar Wings Air membatalkan seluruh layanan penerbangan pada rute dimaksud. Layanan operasional penerbangan disesuaikan dengan permintaan pasar atau 'seat load factor' (tingkat keterisian penumpang)," ujarnya melalui keterangan resmi pada Senin (22/8/2022) lalu.
Layanan tersebut yakni dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur (BPN) tujuan Bandara Tanjung Harapan di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara (TJS).
Ia mengatakan, Wings Air senantiasa melakukan evaluasi pasar berdasarkan perkembangan situasi dan kondisi dengan tujuan operasional penerbangan dijalankan secara tepat.
Penerbangan di rute BPN - TJS dioperasikan dengan pesawat jenis ATR 72-500 dan ATR 72-600 (propeller/ baling-baling) berkapasitas 72 kelas ekonomi.
Wings Air melayani penerbangan penumpang berjadwal dalam satu pulau untuk menghubungkan antarkota, antarkabupaten hingga setingkat kecamatan, termasuk di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Sebelumnya, kabar tidak beropersinya Wings Air disampaikan Kepala Bandara Tanjung Harapan, Sofyan Palanro menyatakan bahwa beberapa hari lalu tidak melayani penerbangan.
"Informasi kami terima, mereka masih menunggu rotasi armada pesawat. Kami belum bisa memastikan kapan mereka masuk kembali," kata dia, dikutip dari Antara.
Baca Juga: Disorot Iwan Suprijanto, Rumah Susun di Dekat Tol Balsam "Kurang Cantik": Kering Sekali
Sofyan juga memperkirakan kelangkaan bahan bakar avtur jadi penyebab Wings Air berhenti beroperasi.
Menanggapi hal itu, Andi Nasuha, Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Provinsi Kaltara juga berjanji untuk segera mengkonfirmasi hal itu.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Stadion Batakan, Gedung BSSC Dome Juga Diusulkan Jadi Nama Imdaad Hamid
-
RS Balikpapan Barat Segera Dibangun, Pemkot Siapkan Santunan Rp 1,4 Miliar untuk Warga
-
Nama Stadion Batakan Bakal Diganti, Diusulkan Pakai Imdaad Hamid
-
Mengenal Lapangan Bima Sakti di Balikpapan, Kenangan Legenda Sepak Bola Nasional
-
Disorot Iwan Suprijanto, Rumah Susun di Dekat Tol Balsam "Kurang Cantik": Kering Sekali
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?
-
Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21
-
Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV
-
Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025
-
BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya
-
DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April
-
Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora
-
Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China