Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini berakhir menguat ke zona hijau pada level 7.194.
Mengutip data RTI, Rabu (23/8/2022) IHSG betah dalam zona hijau dengan naik 31 basis poin atau menguat 0,45 persen ke level 7.194. IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 7.154 hingga batas atas pada level 7.204 setelah dibuka pada level 7.169 pada pembukaan tadi pagi.
Transaksi perdagangan mencapai Rp12,7 triliun dari 26 miliar saham yang diperdagangkan dengan volume transaksi mencapai 1,1 juta kali. Terpantau sebanyak 275 saham menguat, 246 saham bergerak melemah dan sebanyak 177 saham mengalami stagnasi.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham OKAS naik 25 poin atau menguat 31,64 persen ke level 104. KEEN menguat 20,95 persen atau naik 110 poin ke level 635.
Selanjutnya saham MTWI menguat 19,40 persen atau bertambah 26 poin ke level 160. VICO menguat 12,08 persen atau naik 18 poin ke level 167. AHAP yang naik 14 poin atau menguat 11,11 persen ke level 140.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham BALI turun 75 poin atau melemah 6,97 persen ke level 1.000. YPAS melemah 6,87 persen atau koreksi 55 poin ke level 745.
Selanjutnya saham SOSS terkoreksi 32 poin atau melemah 6,80 persen ke level 438. SHIP turun 90 poin atau melemah 6,76 persen ke level 1.240. MEDS melemah 30 point atau turun 6,75 persen ke level 414.
Sementara di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 0,35 persen ke level 1.026. Sedangkan, JII naik 0,50 persen ke level 618.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026