Suara.com - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumsel Achmad Rizwan menyebutkan keberadaan situs judi online semakin banyak dan tumbuh subur seperti jamur di dunia maya.
"Situs judi online setiap harinya ada, saat ini mereka tumbuh subur seperti jamur," kata Achmad Rizwan dikonfirmasi di Palembang, Kamis (25/8/2022).
Berdasarkan patroli siber yang dilakukan bekerja sama dengan aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel ditemukan setiap harinya hampir menemukan situs-situs judi baru.
Dari patroli siber itu ada beberapa situs judi online yang direkomendasikan untuk di take-down (di hapus dari peredaran) ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Namun situs tersebut langsung ada lagi. Misalnya, dari dua yang di take-down Kominfo tapi dua itu tumbuh lagi, ada lagi," kata dia, dikutip dari Antara.
Saat ini, pihaknya di daerah hanya terfokus pada pencegahan ke masyarakat, karena kewenangan untuk melakukan penghapusan situs judi online ada di pemerintah pusat.
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol. Barly Ramadhany memastikan tidak hanya literasi saja, tindakan hukum memberantas praktik judi online di Sumsel juga semakin dimasifkan sebagaimana instruksi dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Sebelumnya, unit 1 Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel menangkap dua tersangka promotor situs judi online yang telah beroperasi selama dua tahun di daerah ini dengan omset diduga mencapai puluhan juta.
Kedua tersangka yakni Mukhobirillah alias Abir (29) warga Desa Muaro Lama, Kecamatan Karang Dapo, Musi Rawas Utara dan Dedi Hariyanto (26), warga Cereme Taba, Kota Lubuk Linggau.
Para tersangka ditangkap secara terpisah di sebuah indekosan dan perumahan di Kota Lubuk Linggau, Selasa (23/8).
"Kedua tersangka mempromosikan sekaligus mengajak masyarakat bermain di sebuah situs judi online melalui akun YouTube bernama “Jitu Togel” “Monas Haka” dan “Asal Jepang” dengan pengikut mencapai ribuan orang.
Kemudian, membongkar praktik bermain judi online berkedok warung internet (warnet) di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan Tuan Kentang, Seberang Ulu 1, Palembang.
Dari warnet itu Polda dan Polretabes Palembang menangkap tujuh orang pelaku yang kedapatan bermain judi online menggunakan komputer warnet secara bebas, yang beromset per hari Rp500 ribu dan telah berlangsung selama enam bulan terakhir.
Adapun diketahui tujuh pelaku itu adalah Jerry (35) sekaligus pemilik warnet, Andri (31), Hamza (31), M Agus (33), Baharuddin (27), Nirwan (49), dan Sandi Kurnia (28). Semuanya ditangkap dan dibawa ke Markas Polrestabes Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari tangan para pelaku polisi turut menyita barang bukti sebanyak enam unit monitor LCD, delapan unit CPU, sembilan buku tabungan Bank BCA, tiga buku tabungan Bank Mandiri, delapan buku tabungan Bank BNI dan Bank Maybank, empat buah gawai, dua laptop, 11 kartu ATM, dan dua unit VR CCTV.
Atas perbuatan tersebut para pelaku disangkakan melanggar Pasal 27 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) dan atau Pasal 50 juncto Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal selama 10 tahun dan denda senilai Rp10 miliar.
"Pengungkapan itu salah satunya berkat kerjasama dengan Diskominfo Sumsel dan tentu masyarakat, maka bila ditemukan praktik perjudian online yang telah menjamur ini tolong di sampaikan kepada kita-kita, untuk menjaga kamtibmas," kata Kombes Pol. Barly.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Hancurkan Barak Judi dan Narkoba 'Sambo Sumut' di Perbatasan Medan-Binjai
-
Para Penjudi Auto Tiarap, Polisi Bongkar Praktik Perjudian Hingga Ke Kampung-kampung
-
Delapan Orang Pemain dan Bandar Judi Online di Karawang Diciduk Polisi
-
Terpopuler: Kak Seto Sebut Salah Satu Anak Ferdy Sambo Berencana Masuk Polisi, Curhat Wanita Tak Terima Dimarahi
-
Terpopuler: Baim Wong Sebut Gigi Bandar Judi, Siapa Apin BK? Bos Judi Online yang Kabur Bersama Keluarga ke Singapura
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
6 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Datar, Nyaman dan Stabil Dipakai Daily Run
-
5 Tablet Harga Terjangkau dengan Baterai Tahan Lama: Mulai Rp1 Jutaan, Performa Kencang
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor
-
Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional
-
Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
-
Mengurai Symbolic Immortality dan Obsesi Prabowo Menciptakan Program Baru
-
John Herdman Punya Kunci Taklukan Kamboja, Timnas Indonesia Pesta Berapa Gol Malam Ini?
-
Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini, Nadeo Argawinata: Pantang Anggap Remeh Lawan