- PT PLN menghentikan aliran listrik di wilayah Serpong pada Kamis, 11 Juni 2026, mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.
- Pemadaman dilakukan demi menjaga keandalan sistem dan meningkatkan kualitas layanan pasokan listrik bagi masyarakat di Tangerang Selatan.
- Pelanggan dapat mengakses aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center 123 untuk mendapatkan informasi terkait layanan pengaduan.
Suara.com - PT PLN (Persero) menghentikan aliran listrik di beberapa lokasi serpong secara terbatas pada, Kamis, 11 Juni 2026. Artinya, sebagian wilayah serpong akan mati lampu atau gelap gulita.
Manager Komunikasi PLN UID Banten, Indo Gilang N, mengatakan pemadaman listrik ini dalam rangka menjaga keandalan sistem dan layanan kelistrikan di wilayah Tangerang Selatan, khusunya Serpong.
"Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan pasokan listrik andal bagi masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).
Namun demikian, PLN tidak memberitahunkan secara rinci di mana saja wilayah Serpong yang terkena pemadaman listrik.
Dalam hal ini, PLN hanya bisa meminta maaf atas pemadaman listrik yang terjadi di beberapa wilayah Serpong.
"Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi maupun layanan pengaduan dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123," kata Indo Gilang.
Untuk diketahui, pemadaman listrik PLN sebelumnya juga terjadi di berbagai daerah. Misanya. PLN yang memadamkan listrik di sejumlah wilayah Palembang pada 2 Juni lalu.
Pemadaman terencana ini dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB atau sekitar empat jam. Meski bersifat sementara, informasi tersebut penting diketahui masyarakat agar dapat mengantisipasi aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik stabil.
Pemeliharaan jaringan ini dilakukan oleh Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sukarami sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan listrik dan mencegah gangguan yang lebih besar di kemudian hari.
Baca Juga: Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis
PLN juga menyampaikan bahwa jadwal pemadaman dapat berubah menyesuaikan kondisi pekerjaan di lapangan. Jika pekerjaan selesai lebih cepat, listrik akan dinormalkan lebih awal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara Sumberdaya Indonesia
-
Program MBG Terus Jalan, Tapi Anggarannya Tak Lagi Rp 268 Triliun
-
Banyak Protes Pertamax Naik, Jubir Bahlil Ajak Rakyat Bergandeng Tangan
-
Fasilitas Motor Listrik hingga Dana Insentif Rp6 Juta MBG Mau Dihilangkan?
-
Perbanas: Perbankan Nasional Tetap Sehat, Kredit Tumbuh Hampir 10 Persen
-
Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis
-
Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo
-
Emiten Properti SMRA Tebar Dividen Rp 5 per Saham
-
Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung
-
IHSG Terkoreksi 0,28% Setelah Investor Lanjutkan Ambil Cuan, BBCA Masih Naik