Terlebih saat ini banyak jenis pupuk yang ditawarkan dengan berbagai keunggulan, namun belum tentu sesuai dengan kondisi lahan masyarakat. Namun pola demplot Pupuk Kaltim dinilai sangat relevan untuk menguji efektivitas pupuk yang digunakan, dengan memastikan dosis spesifik pupuk sesuai karakteristik lahan.
"Hal ini jelas berdampak terhadap efektivitas pemanfaatan pupuk dengan ujicoba dan pengaplikasian langsung. Semoga program ini terus dikembangkan Pupuk Kaltim," tandas Made Alit.
Mewakili petani, Mangku Juliawan Edy dari Komunitas Petani Muda Keren menyebut penggunaan NPK Pelangi JOS terbukti mampu menjadikan tanah lebih sehat meski pengaplikasian pada cuaca yang tidak menentu. Selain umbi yang lebih besar, tanaman juga makin tinggi dengan daun yang lebih hijau, sehingga batang bawang pun lebih kokoh dari sebelumnya.
Pihaknya pun sangat merekomendasikan penggunaan NPK Pelangi JOS untuk mendorong peningkatan hasil bawang merah bagi para petani di Kabupaten Bangli.
"Penggunaan NPK Pelangi JOS diharap dapat mendukung pertanian berkelanjutan, sehingga tanah yang sehat dapat diwariskan kepada generasi penerus," tutur Mangku Juliawan.
Selain panen raya bawang merah, pada kesempatan itu Pupuk Kaltim turut menyalurkan satu unit mesin rotary pertanian, guna membantu petani setempat dalam mengolah lahan pasca panen hingga persiapan jelang masa tanam. Bantuan diserahkan langsung Rahmad Pribadi kepada perwakilan petani setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026
-
5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik
-
Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?
-
Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking
-
Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD
-
Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%
-
Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!
-
Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital
-
Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?
-
OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja