/
Minggu, 21 Agustus 2022 | 08:39 WIB
Bibit hortikultura di Kantor Gubernur Jawa Barat. (Biro Adpim Jabar)

TANTRUM - Sebanyak 15.600 bibit cabai dan 66.000 bibit bawang merah disalurkan ke 4 daerah dalam kampanye masyarakat mandiri pangan.

Bantuan bibit hortikultura itu berasal dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat bersama Ngabaraya Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Barat.

Keempat daerah yang masyarakatnya menerima bantuan itu adalah Kota Bandung, Kota Depok, Kabupaten Bogor, dan Kota Cimahi. 

Selain bantuan bibit hortikultura, BI Jawa Barat juga memberikan bantuan sarana prasarana pendukung urban farming berupa dua unit Organic Tower Garden (OTG) yang diberikan kepada kelompok tani di Kota Bandung dan Kabupaten Bogor, serta satu unit screen house yang diberikan kepada kelompok tani di Kota Depok. 

Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Barat Herawanto mengatakan, pemberian bibit merupakan langkah strategis pengendalian harga pangan yang dilakukan melalui pengembangan urban farming guna mendukung kemandirian dan ketahanan pasokan pangan. 

Upaya tersebut semakin melengkapi seluruh langkah sigap Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Barat serta kabupaten dan kota dalam mengendalikan inflasi di antaranya penyelenggaraan High Level Meeting (HLM) hingga operasi pasar (OP). 

Mendatang, BI Jawa Barat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah kabupaten dan kota, serta instansi vertikal terkait lainnya dalam kerangka TPID, akan terus secara konsisten melakukan berbagai upaya perluasan dalam mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

"Di antaranya operasi pasar, peluasan peluang KAD, hingga berbagai langkah untuk mendorong kegiatan urban farming, digital farming dan optimalisasi digital banking services hingga menciptakan efisiensi dan efektivitas proses bisnis," ujar Herawanto ditulis, Minggu, 21 Agustus 2022.

Berbagai penguatan tersebut menjadi langkah yang sangat strategis, dalam upaya mewujudkan ekosistem ketahanan pangan yang terintegrasi di Jawa Barat sesuai kerangka GNPIP sehingga mampu menciptakan daya saing unggul yang dapat memberikan andil pada terjaganya ketahanan pangan dan terkendalinya tingkat inflasi.

Baca Juga: Twitter Uji Coba Tag Khusus Sorot Akun Diverifikasi Pakai Nomor Telepon

Load More