Suara.com - Pertamina menjamin stok BBM bersubsidi maupun nonsubsidi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum di wilayah Magelang, Jawa Tengah, aman menjelang rencana kenaikan harga BBM.
"Kebutuhan bahan bakar minyak seperti solar dan Pertalite maupun Bio Solar dan Pertamax menjelang kenaikan harga tetap tersedia di SPBU," kata Sales Branch Manager IV Yogyakarta Hendra Saputra di Magelang, hari ini.
Berdasarkan pantauan di sejumlah SPBU di Kota Magelang, Rabu sore, masyarakat mengantre untuk mendapatkan BBM menjelang rencana kenaikan harga BBM.
Hendra menyampaikan suplai BBM di Magelang dari Depo Pertamina Rewulu dan secara depot masih aman, stok untuk 30 hari ke depan.
"SPBU juga sudah kami informasikan bahwa SPBU stoknya harus dipenuhi, kapan pun mereka butuh stok, misalnya terjadi peningkatan penjualan kami siap, jadi tinggal diinformasikan dan dikirim lagi stok tambahannya," katanya.
Ia menyampaikan kapan pun SPBU minta stok akan dikirim, karena distribusi dari Rewulu ke Magelang sekitar dua jam perjalanan jadi relatif aman, tidak perlu waktu lama.
Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda Evalyn Sebayang menyampaikan sejauh ini pembelian BBM di sejumlah SPBU di Kota Magelang aman dan tertib, meskipun terjadi antrean.
Ia menuturkan berdasarkan pantauan di SPBU Cacaban stok BBM masih cukup, misalnya stok Pertalite masih 18.000 liter dan teknik pengisian BBM untuk mobil memakai aplikasi Pertamina, yaitu memasukkan nomor kendaraan dan jumlah kuotanya sudah langsung tertera.
"Kami menyarankan kepada SPBU untuk buka normal, jadi tetap melayani untuk masyarakat. Imbauan kepada masyarakat jangan borong, jangan semua berlomba-lomba untuk membeli karena jatah pembelian BBM untuk kendaraan sama," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Demi Peningkatan Layanan pada Masyarakat, Pertamina Harus Jadi Lokomotif Ketahanan Energi Nasional
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata
-
Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal