Suara.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menolak keras kenaikan harga BBM pada saat kondisi perekonomian negeri ini tidak baik-baik saja. Bahkan, dampak harga BBM yang sudah mulai terasa terhadap bahan pokok di beberapa daerah.
Sekretaris Jenderal Ikappi Reynaldi Sarijowan mengatakan, selain harga bahan pokok, daya beli masyarakat juga menurun hingga 37%. Kondisi tersebut tentunya meresahkan pedagang pasar seluruh indonesia.
"Kami sedang mengupayakan langkah-langkah serta upaya-upaya yang memungkinkan untuk menjaga agar pedagang kami tidak ‘kolaps’ ," ujar dia dalam keterangan di Jakarta, Selasa (6/9/2022).
Menurut Reynaldi, pedagang pasar sudah mengalami gelombang keras pada saat Pandemi Covid-19 ditambah lagi. Dengan kenaikan BBM tersebut, ia mengemukakan, bakal berakibat fatal terhadap tingkat penurunan perekonomian pedagang pasar di seluruh Indonesia.
Dia berharap agar pemerintah mencabut kenaikan harga BBM atau melakukan upaya-upaya yang memungkinkan untuk meringankan beban pedagang pasar.
"Jika tidak maka langkah-langkah lain akan kami lakukan secara maksimal, kami sedang melakukan konsolidasi dan akan merekomendasikan upaya-upaya ke depan untuk anggota kami pedagang pasar seluruh Indonesia dengan membentuk Front Persatuan Menolak Kenaikan BBM," ucap dia.
Adapun berikut daftar beberapa harga pokok yang mulai meningkat di beberapa daerah:
- Cabai merah keriting: Rp90.000/kg
- Cabai Merah TW: Rp74.000/kg
- Cabai rawit merah: Rp70.000/kg
- Cabai rawit hijau: Rp55.000/kg
- Bawang merah: Rp40.000/kg
- Bawang putih: Rp35.000/kg
- Ayam: Rp42.000/kg
- Telur: Rp29.000/kg
- Daging: Rp149.000/kg
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Putusan MK soal Usia Wapres Langsung Berlaku 3 Hari, Kenapa Anggaran MBG Harus Tunggu 2 Tahun?
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup