Suara.com - Labuan Bajo, Kominfo Mabar-Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyampaikan pesan pentingnya menjaga dan memelihara habitat dari komodo yang merupakan salah satu hewan endemik Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan Ibu Iriana usai meninjau kawasan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Saya berpesan semoga Pulau Rinca ini untuk selalu terpelihara dan juga menjaga lingkungan,” ujar Ibu Iriana.
Dalam Kunjungan di hari Kedua di Kabupaten Manggarai Barat NTT, Ibu Negara Iriana bersama anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) tiba di Pulau Rinca, TNK, sekitar pukul 09.05 WITA. Sebelumnya, Ibu Iriana dan rombongan menempuh perjalanan laut dengan menggunakan kapal pinisi Ayana Lako Di’a selama kurang lebih dua jam dari Dermaga Marina Labuan Bajo.
Setibanya di Dermaga Loh Buaya, Pulau Rinca, Ibu Iriana disambut oleh istri Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Lilia Alue Dohong, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bambang Hendroyono. Ibu Iriana dan rombongan kemudian mendapatkan penjelasan dari Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Lukita Awang.
Setelahnya, Ibu Iriana bersama-sama dengan para anggota OASE KIM meninjau kawasan Pulau Rinca dengan berjalan kaki. Selama perjalanan, Ibu Iriana dan para anggota OASE KIM juga melihat kondisi Pulau Rinca serta beberapa komodo yang ada di kawasan tersebut.
Menurut Ibu Iriana, penjelasan dari para pemandu memiliki peran yang sangat penting agar para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Rinca bisa mendapatkan informasi yang jelas terkait kawasan tersebut.
"Tadi ada pemandunya, juga menerangkan umur komodo, besar kecilnya, kelahirannya, tadi sudah jelas diterangkan pemandu wisata yang ada di sini," ucap Ibu Iriana.
Dalam kunjungan ke Pulau Rinca Ibu Iriana Joko Widodo dan anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) melakukan kegiatan penanaman pohon kesambi.
Baca Juga: Iriana Joko Widodo Hadiri Konser Suara 1000 Sasando yang Pecahkan Rekor MURI
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
-
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok
-
Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog
-
IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat
-
Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?