Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang perdagangan hari ini betah dalam zona merah, adapun indeks mengakhiri perdagangan di level 7.009.
Mengutip data RTI, Senin (3/10/2022), IHSG ditutup melemah 0,44 persen atau melemah 31 basis poin ke level 7.009.
IHSG bergerak dari batas bawah di level 6.995 hingga batas atas pada level 7.074 setelah dibuka pada level 7.040 pada perdagangan tadi pagi.
Sepanjang hari ini sebanyak 20 miliar saham ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp10,7 triliun dan volume perdagangan mencapai 1,2 juta kali.
Sebanyak 252 saham berhasil menguat, sementara 281 saham bergerak melemah dan 171 saham tidak mengalami perubahan harga.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham BKDP naik 30 point atau menguat 34,88 persen ke level 116. PANI menguat 23,49 persen atau naik 215 point ke level 1.130.
Selanjutnya saham ARII menguat 20,11 persen atau bertambah 70 point ke level 418. BBLD menguat 19,29 persen atau naik 93 point ke level 575. FIRE yang naik 50 point atau menguat 18,24 persen ke level 324.
Selanjutnya saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham OBMD melemah 32 point atau melemah 6,98 persen ke level 426. PSKT melemah 6,97 persen atau koreksi 6 point ke level 80.
Selanjutnya saham BPII terkoreksi 800 point atau melemah 6,95 persen ke level 10.700. OKAS turun 12 point atau melemah 6,93 persen ke level 161. TFAS melemah 355 point atau turun 6,92 persen ke level 4.770.
Baca Juga: Terpeleset Zona Merah Lagi, IHSG Kamis Sore Nyungsep ke Level 7.036
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,50 persen ke level 1.006. Sedangkan, JII turun 0,17 persen ke level 609.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra
-
5 Fakta Pertemuan MSCI dan OJK Hari Ini, Ada Sinyal Positif untuk IHSG