Suara.com - Pemahaman masyarakat di Indonesia terkait aset kripto dianggap belum terlalu mendalam sehingga perlu upaya edukasi dan literasi berkelanjutan.
“Saya melihat bahwa prospek investasi kripto di Indonesia ini sangat besar ke depan. Namun memang, edukasi dan literasi mendalam masih menjadi pekerjaan utama bagi kami para pelaku industri," ujar Chief Executive Officer (CEO) Indodax Oscar Darmawan, Rabu (19/10/2022).
Ia mengatakan, meski investor kripto tumbuh subur di Indonesia, namun pemahaman mengenai kripto belum terlalu dalam.
Berdasarkan data Appebti, total investor kripto sampai akhir Agustus 2022 sudah mencapai 16,1 juta investor, naik 43,75 persen dibandingkan posisi pada akhir 2021 lalu sebanyak 11,2 juta investor.
Baru-baru ini, aktris Natasha Wilona resmi menjadi member prioritas dari Indodax.
Oscar menyambut baik dan meyakini bergabungnya Natasha Wilona sebagai member Indodax Prioritas dapat menyebarkan semangat, minat, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap investasi aset kripto di Indonesia secara lebih luas dan masif.
Dengan kampanye Indodax #JadiSefrekuensi yang sedang berjalan saat ini, Natasha Wilona menjadi representasi masyarakat Indonesia untuk dapat bersama sama belajar kripto dengan Indodax.
Kehadiran Natasha Wilona juga diharapkan dapat membantu Indodax memberikan literasi terkait kripto dan blockchain di Indonesia secara lebih luas lagi.
Menjadi member Indodax Prioritas, Natasha Wilona berbagi alasan dan latar belakang mengapa akhirnya terjun untuk berinvestasi kripto dan memilih Indodax sebagai platform trading kripto andalan.
Baca Juga: Peminat Tinggi, Bank Central Singapura Izinkan Layanan Pertukaran Kripto
Sudah memasuki era digital, ia menilai investasi itu tidak melulu harus membutuhkan uang atau modal yang banyak karena di zaman sekarang terutama untuk generasi muda belum tentu bisa mengumpulkan uang untuk berinvestasi di produk yang membutuhkan uang banyak untuk membelinya.
"Dengan adanya investasi digital, kita merasa lebih mudah karena kita bisa belajar langsung dari internet atau tanya ke tim customer servicenya, jadi lebih banyak panduannya. Kita juga tidak perlu takut harus mengeluarkan uang dalam jumlah sangat besar. Namun tentunya harus memilih platform yang aman juga," ujar Natasha.
Aktris yang pertama kali mengetahui investasi pada aset digital dari teman dan kakaknya itu pun menjelaskan alasannya memilih Indodax sebagai platform untuk membeli aset kripto.
"Dari pertama kali bertemu dengan tim Indodax, aku berusaha untuk tetap mencari tahu Indodax dan aset digital itu apa karena aku tidak mau sembarangan dan berusaha mencari tahu dulu nih track recordnya seperti apa? Bagaimana dengan pelaporan pajaknya? Apakah platform ini benar-benar aman dan secure untuk kita simpan investasi di situ," kata Natasha.
Berita Terkait
-
Natasha Wilona Ajak Generasi Muda Lebih Mengenal Investasi Kripto Lewat Indodax
-
Bursa Kripto CoinEx Jadi Mitra Resmi dalam Piala Dunia Rugby 2021
-
Tembus 16,1 Juta, Investor Kripto Naik Lebih dari 40% Dari Tahun Lalu
-
Mengenal Apa itu Pig Butchering, Penipuan Cryptocurrency yang Marak Terjadi
-
Peminat Tinggi, Bank Central Singapura Izinkan Layanan Pertukaran Kripto
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang